Kemenkop Kembangkan Program Produktif di Daerah Transmigrasi
Kamis, 28 Agustus 2014 16:31 WIB
Jakarta, (Antara) - Kementerian Koperasi dan UKM segera mengembangkan program ekonomi produktif di daerah transmigrasi sebagai salah satu upaya meningkatkan taraf hidup masyarakat di wilayah tersebut.
"Kami sedang menjajaki kerja sama dengan Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi untuk mengembangkan ekonomi produktif di daerah transmigrasi," kata Deputi Bidang Pengembangan dan Restrukturisasi Usaha Kementerian Koperasi dan UKM Braman Setyo di Jakarta, Kamis.
Ia mengatakan kerja sama dengan instansi dan kementerian terkait akan mempermudah koordinasi dalam mengaplikasikan program yang telah digagas kementeriannya untuk masyarakat di daerah transmigrasi.
Untuk kepentingan itu pihaknya akan memetakan potensi dan peluang yang mungkin bisa dikembangkan di masing-masing daerah transmigrasi.
"Dari situ kita akan coba rumuskan apa yang bisa dikembangkan di daerah transmigrasi tersebut," katanya.
Braman mencontohkan jika masyarakat di suatu wilayah transmigrasi membutuhkan dukungan pelatihan dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia maka pihaknya siap memfasilitasi.
Begitu pula jika masyarakat membutuhkan perkuatan permodalan maka pihaknya siap mendorong perluasan akses pembiayaan baik melalui dana bergulir KUKM maupun Kredit Usaha Rakyat (KUR).
"Kami juga mendorong agar masyarakat di daerah transmigrasi untuk berkoperasi dan berwirausaha untuk meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan mereka," katanya. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
TVRI kembangkan bakat seni siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama 4 Padang
04 December 2025 19:33 WIB
UNP kembangkan mesin Cultivator Multipurpose, dorong transformasi pertanian di Nagari VII Koto Talago
24 November 2025 7:59 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018