Netanyahu Peringatkan Hamas
Sabtu, 23 Agustus 2014 6:44 WIB
Jerusalem, (Antara/AFP) - Perdana Menteri Israel Benjamin
Netanyahu, Jumat, berjanji akan menuntut ganti rugi mahal terhadap Hamas, setelah sebuah mortir yang ditembakkan dari wilayah Palestina menewaskan anak Israel.
"Hamas akan membayar harga yang mahal untuk serangan ini," kata juru bicara Netanyahu, Ofir Gendelman, mengutip pernyataan perdana menteri pada akun Twitter-nya.
Ia menambahkan bahwa tentara Israel dan dinas keamanan dalam negeri Shin Bet akan "mengintensifkan operasi mereka terhadap Hamas sampai tujuan #ProtectiveEdge dicapai".
Militer menyebutkan, seorang anak Israel tewas oleh tembakan mortir dari Gaza, Jumat. Menjadikan jumlah warga sipil yang tewas di Israel selama konflik 46 hari dengan Hamas mencapai empat orang.
"Sebuah mortir menghantam dekat taman kanak-kanak di bagian daerah Sdot Negev, membunuh seorang anak Israel," kata pernyataan militer.
Polisi mengatakan, anak itu berusia empat tahun, membuatnya menjadi anak pertama di negara Yahudi itu yang dibunuh oleh proyektil yang ditembakkan para pejuang Palestina sejak 8 Juli.
Tiga warga sipil lainnya yang tewas di Israel pada periode itu, ketika 64 tentara tewas di dan sekitar Jalur Gaza, di mana pertempuran dan pemboman telah menewaskan setidaknya 2.092 warga Palestina, sebagian besar terdiri anak-anak dan wanita. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018