Moskow Bantah Serahkan Senjata Kepada Gerilyawan Ukraina
Senin, 18 Agustus 2014 9:30 WIB
Moskow, (Antara/Xinhua-OANA) - Kremlin pada Ahad (17/8) menyatakan Rusia tidak mengirim peralatan militer kepada anggota milisi di Ukraina Timur.
"Kami telah mengatakan dalam banyak kesempatan bahwa tak ada senjata yang dipasok ke sana," kata Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov dalam satu wawancara dengan Radio Moskow, Govorit Moskva.
Aleksandr Zakharchenko, Perdana Menteri Republik Rakyat Donetsk --yang memproklamasikan diri secara sepihak-- mengatakan dalam satu pertemuan bahwa anggota milisi telah menerima sebanyak 150 kendaraan tempur, termasuk 30 tank. Tapi ia tidak menyebutkan dari mana peralatan tersebut berasal, kata kantor berita RIA Novosti.
Zakharchenko mengatakan satuan mereka telah ditingkatkan dengan 1.200 petempur "yang telah menerima pelatihan selama empat bulan di Wilayah Rusia", kata Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Senin pagi.
Negara Barat telah menuduh Rusia mempersenjatai gerilyawan di Ukrainan sejak meletusnya krisis, sementara Kiev telah berulangkali dilaporkan menuduh Moskow menghasut kerusuhan separatis di Ukraina Timur.
Rombongan bantuan kemanusiaan yang dikirim oleh Moskow juga memicu spekulasi bahwa Rusia dapat memanfaatkannya sebagai kedok untuk mengirim senjata buat gerilyawan.
Moskow telah membantah tuduhan semacam itu dan pada akhir Juli mengundang wakil dari Organisasi bagi Keamanan dan Kerja Sama di Eropa ke perbatasannya untuk melakukan penyelidikan tentang apa yang disebut bantuan militer Rusia yang mengalir ke Ukraina. (*/sun)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Hansi Flick bantah isu perpecahan internal di Barcelona karena Lamine Yamal
18 October 2025 5:02 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018