Para Sandera Dibebaskan dari Pemberontak LRA Uganda
Kamis, 14 Agustus 2014 6:17 WIB
Kampala, (Antara/AFP) - Tentara Uganda telah menyelamatkan 45 wanita dan anak-anak yang ditahan oleh buronan pemberontak Tentara Perlawanan Tuhan (LRA) setelah pertempuran hutan yang sulit dengan mereka, kata tentara Rabu.
Dikatakan mereka dibebaskan dalam dua kelompok terpisah awal bulan ini di Digba, di hutan terpencil timur laut Republik Demokratik Kongo.
"Kami telah menyelamatkan 45 orang dari LRA, dan yang terbaru 32 perempuan dan anak-anak," kata juru bicara militer Uganda, Paddy Ankunda, kepada AFP.
Dia mengatakan kelompok lain terdiri 13 perempuan dan anak-anak juga telah dibebaskan.
Para pemberontak yang dipimpin warga Uganda itu menyerang desa-desa dan memperbudak penduduk, memaksa mereka untuk bekerja sebagai pejuang atau kuli.
"Pembebasan warga sipil, dan penyerahan para pemberontak, adalah karena tekanan tentara kita yang telah diberikan kepada pemberontak," kata Ankunda.
Tentara Uganda memimpin pasukan Uni Afrika yang didukung AS bertugas menangkap pemimpin LRA, beberapa di antaranya dicari karena kejahatan perang oleh Pengadilan Pidana Internasional di Den Haag.
Operasi ini berlangsung dengan kesepakatan negara-negara di seluruh wilayah itu.
Kepala pemberontak Joseph Kony, yang meluncurkan pemberontakan di Uganda dua dekade lalu, diinginkan oleh ICC bersama dengan beberapa komandan terkemuka lainnya berkaitan dengan kejahatan perang dan
kejahatan terhadap kemanusiaan, termasuk pembunuhan, perbudakan seksual dan menggunakan anak-anak sebagai tentara.
Lama diusir dari Uganda, para pejuang LRA sekarang berkeliaran di daerah-daerah hutan Republik Afrika Tengah, Sudan, Sudan Selatan dan DR Kongo. (*/sun)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018