Pejabat: Perundingan Palestina-Israel Segera Digelar di Mesir
Jumat, 1 Agustus 2014 8:29 WIB
New Delhi, (Antara/AFP) - Para perunding Israel dan Palestina
akan bertemu Jumat di Mesir untuk memulai pembahasan setelah gencatan senjata Gaza 72 jam disepakati kedua pihak, kata seorang pejabat Amerika Serikat.
Pejabat, yang menemani Menteri Luar Negeri John Kerry pada kunjungan ke India, mengatakan bahwa pejabat utusan Timur Tengah AS Frank Lowenstein Jumat akan menuju ke Kairo untuk pembicaraan itu.
Menteri Luar Negeri AS John Kerry sebelumnya mengatakan, Israel dan Hamas telah sepakat untuk gencatan senjata 72 jam dalam konflik Gaza.
Kerry mengatakan bahwa kedua pihak akan memulai gencatan senjata pukul 08.00 waktu setempat (05.00 GMT) dan bahwa Israel dan Palestina akan mengadakan pembicaraan di Kairo.
Diplomat tertinggi AS itu mengatakan gencatan senjata akan berlangsung selama 72 jam "kecuali jika diperpanjang."
"Selama ini pasukan di lapangan akan tetap di tempat," kata Kerry.
"Gencatan senjata ini sangat penting untuk memberikan warga sipil tak berdosa yang sangat membutuhkan penangguhan hukuman dari kekerasan," kata Kerry dalam satu pernyataan Jumat pagi yang buru-buru diatur pada kunjungan ke New Delhi.
Kerry mengatakan dia mengumumkan gencatan senjata bersama-sama dengan Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon, yang juga telah menginvestasikan upaya serius dalam menengahi diakhirinya
konflik berdarah itu.
Kerry mengatakan dia telah bekerja melalui ponsel dengan Timur Tengah dari New Delhi dengan harapan menengahi penghentian konflik, yang telah menewaskan 1.435 orang selama 24 hari, sebagian besar warga sipil Palestina.
Israel melancarkan serangan pada 8 Juli dengan dalih mengakhiri serangan roket Hamas, kelompok gerilyawan Islam yang secara efektif mengontrol Jalur Gaza yang padat penduduk itu. (*/sun)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Tahap kedua pembahasan gencatan senjata Gaza berlanjut akhir pekan ini
05 February 2025 9:01 WIB, 2025
Indonesia-Sri Lanka sepakat dorong perundingan perjanjian dagang istimewa
13 February 2022 11:02 WIB, 2022
Kadin : Pengusaha tak mampu bayar THR segera lakukan perundingan bipartit
01 May 2021 13:17 WIB, 2021
Saham-saham Wall Street bervariasi, pasar berhati-hati tentang perdagangan global
09 May 2019 7:05 WIB, 2019
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018