Sepupu Karzai Tewas Tertembak
Selasa, 29 Juli 2014 14:42 WIB
Kandahar, Afganistan, (Antara/AFP) - Sepupu Presiden Afganistan yang akan mengakhiri jabatannya, Hamid Karzai terbunuh dalam sebuah serangan bunuh diri di dekat kota Kandahar, Selasa.
Hashmat Karzai adalah manajer kampanye di Kandahar bagi Ashraf Ghani, salah satu dari dua calon pemilihan presiden yang terlibat dalam perseteruan sengit mengenai kecurangan pemilu dan mengancam negeri itu dalam suasana yang lebih buruk.
Hashmat Karzai yang dikenal memiliki peliharaan seekor singa, terbunuh oleh seorang pria yang membawa bahan peledak tersembunyi di balik sorban, ketika datang sebagai tamu untuk merayakan lebaran.
"Seorang pengebom bunuh diri berkunjung sebagai tamu di rumah Karzai untuk memberi ucapan selamat lebaran," kata Dawa Khan Minapal, juru bicara gubernur Kandahar kepada AFP.
"Setelah ia memeluk Hashmat, ia meledakkan bahan peledak dan menewaskannya."
Ghani dan pemimpin oposisi Abdullah Abdullah berseteru mengenai hasil pemilihan presiden dengan saling menuduh adanya kecurangan besar.
Ghani memenangkan pemungutan suara menurut hasil penghitungan awal, tetapi audit suara dilakukan kemudian setelah Abdullah menolak kekalahan karena mengaku dicurangi.
Audit itu memicu keluhan dari kedua belah pihak dan dikhawatirkan negara akan riskan mengalami perpecahan dalam kekerasan antarsuku seperti yang terjadi pada perang saudara tahun 1992-1996.
Hashmat Karzai semula bekerja untuk Qayyum Karzai, saudara laki-laki Presiden, kemudian pindah mendukung Ghani ketika Qayyum mengundurkan diri dari pemilihan. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Obama Seru Karzai, Buat Keputusan Tentara "Dalam Beberapa Hari Mendatang"
26 May 2014 12:14 WIB, 2014
Saudara Kandung Karzai akan Mundur dari Pemilihan Presiden Afghanistan
05 March 2014 15:14 WIB, 2014
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018