Mukomuko, (Antara) - Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informatika Kabupaten Mukomuko, Bengkulu, akan memasang rambu peringatan bagi para pemudik yang melintas di Jalan Lintas Barat Sumatera yang tergerus abrasi pantai. "Rambu peringatan akan kami pasang di jalan tersebut agar dapat menjadi tanda bagi pemudik," kata Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informatika Kabupaten Mukomuko, Hariyadi Nazar, melalui Kabid Darat Aman Setiawan, di Mukomuko, Senin. Ia mengatakan, saat kondisi Jalinbar yang tergerus abrasi pantai tersebut semakin sempit sehingga sangat membahayakan bagi pemudik apalagi dalam situasi kendaraan ramai yang melintas di jalan tersebut. Menurut Hariyadi, yang paling berbahaya bagi kendaraan melintas di jalan itu pada malam hari. Karena di jalan tersebut tidak ada lampu penerangan jalan. Dikatakan, tidak hanya rambu peringatan saja yang dipasang di sana, tetapi di pinggir jalan tersebut juga dipasang tonggak kayu, berjajar di pinggir jalan dan diwarnai agar mudah dikenali saat terkena cahaya lampu pada malam hari. Hariyadi berharap, rambu peringatan dan tanda penunjuk jalan lainnya itu dapat menuntun pemudik agar waspada sat melintas di jalan tersebut. "Kami hanya bisa mengimbau agar pemudik waspada melintas di jalan itu demi keselamatan mereka," ujarnya. Ia menerangkan, seharusnya di jalan itu sudah dibangun pengaman pantai. Karena kalau tidak segera dibangun maka jalan tersebut terancam putus. Hariyadi memperkirakan, saat lebaran terutama pada malam harinya ombak laut di daerah itu besar sehingga ombak laut dengan mudah naik dan mengikis penggir jalan. "Kalau saja di jalan itu dipasang lebih banyak batu-batu besar kemungkinan dapat menahan sementara pengikisan ombak laut, selain menjaga keselamatan pemudik," ujarnya. (*/sun)