Gerilyawan Shebab Klaim Serang Bus Kenya Tewaskan Tujuh Orang
Sabtu, 19 Juli 2014 19:39 WIB
Nairobi, (Antara/AFP) - Shebab Somalia terkait Al-Qaida Sabtu mengaku bertanggung jawab pada serangan terhadap satu bus dan kendaraan polisi di pantai tenggara Kenya bergolak yang menewaskan sedikitnya tujuh orang.
Kelompok ini mengatakan kepada AFP melalui telepon itu "siap untuk bertindak atau menyerang di mana saja diperlukan di Kenya" setelah penembakan Jumat.
"Serangan-serangan itu adalah respon yang jelas kepada klaim palsu pemerintah Kenya bahwa mereka meningkatkan keamanan di daerah tersebut," kata juru bicara militer Shabaab, Abdulaziz Abu Musab.
Palang Merah Kenya mengatakan tujuh orang, termasuk empat polisi,
dikonfirmasi tewas dalam serangan, yang berlangsung enam kilometer (empat mil) dari kota Witu - sekitar 50 kilometer dari pulau wisata Lamu.
Lima lainnya terluka, menurut Palang Merah.
Menurut polisi, pria bersenjata menembaki satu bus dalam perjalanan ke pulau itu dari Mombasa. Mereka kemudian menargetkan mobil polisi yang berhenti untuk campur tangan, dan juga memukul mobil ketiga.
Pihak berwenang menolak untuk mengomentari laporan bahwa beberapa orang dari bus yang hilang di tengah kekhawatiran mereka mungkin telah diambil oleh penyerang.
Lamu telah dilanda serangkaian serangan sejak pertengahan Juni yang menurut Palang Merah, telah menyebabkan total 87 tewas.
Awal bulan ini, Inggris menyarankan warganya untuk menghindari pulau itu, dan memberitahu warga untuk menghindari "perjalanan yang tak begitu penting" ke daerah tersebut.
Shebab Somalia telah melakukan serangan serupa di masa lalu, mengatakan mereka beruoaya membalas atas kehadiran militer Kenya di Somalia sebagai bagian dari tentara Uni Afrika untuk mendukung pemerintah yang rapuh di negara itu.
Serangan itu memicu perpecahan di pantai, wilayah di mana garis keras Islam, ketegangan etnis dan sengketa tanah merupakan koktail eksplosif. (*/sun)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018