
Shebab Bertanggung Jawab Atas Serangan Bus di Kenya

Nairobi, (Antara/AFP) - Kelompok militan Shebab dari Somalia Sabtu mengaku bertanggung jawab atas satu serangan mematikan dengan sasaran bus di Kenya yang menewaskan 28 orang penumpang. Seorang juru bicara kelompok itu menyatakan serangan tersebut sebagai balasan atas penyerbuan pasukan keamanan Kenya ke masjid-masjid sepekan terakhir di kota pelabuhan Mombasa. "Mujahidin sukses melakukan operasi dekat Mandera pagi ini yang merenggut 28 jiwa sebagai balasan atas kejahatan-kejahatan yang dilakukan pasukan Kenya terhadap saudara Muslim di Mombasa," kata Ali Mohamud Rage, jubir kelompok itu, dalam satu pernyataan yang dikirim kepada kantor berita AFP. Serangan atas bus tersebut terjadi setelah seorang ditembak hingga mati dan lebih 350 orang ditahan pekan lalu ketika pasukan keamanan Kenya melakukan penggeledahan di masjid-masjid di kota Momabasa, mencari senjata dan mereka yang bersimpati kepada Shebab. Rage mengatakan Shebab "memberi tanggapan tidak membiarkan kejahatan-kejahatan ini tak terhukum." Aksi pasukan keamaman itu menimbulkan ketegangan di satu kota yang sudah dilanda serangkaian pemboman dan penembakan dan penolakan personil polisi untuk membukan sepatu ketika memasuki masjid-masjid. (*/sun)
Pewarta: Inter
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026
