Dahlan Telepon Dirut PGN Tangani Ledakan Pipa
Kamis, 17 Juli 2014 13:08 WIB
Jakarta, (Antara) - Menteri BUMN Dahlan Iskan menginstruksikan Dirut PT Perusahaan Gas Negara Tbk, Hendi P Santoso untuk turun langsung menangani kebocoran pipa gas di kawasan Jalan Sudirman Jakarta yang diduga meledak dan menyemburkan api.
"Tolong langsung dicek dan saya tunggu laporannya," kata Dahlan, saat menghubungi Hendi lewat telepon seluler, di Jakarta, Kamis.
Menurut Dahlan, direksi Perusahaan Gas Negara (PGN) tentu sudah berusaha menangani dan mengambil langkah mengatasi kebocoran itu.
"Saya pikir itu saya tidak perlu turun tangan, itu pekerjaan teknis. Itu kecelakaan yang tidak disengaja, direksi pasti bisa mengatasinya," ujarnya.
Pada Kamis dinihari sekitar pukul 00:00 WIB, terjadi kebakaran pada pipa gas di gorong-gorong depan Polda Metro Jaya persisnya setelah jembatan semanggi ke arah SCBD.
Hingga pukul 09.00 WIB lokasi tersebut masih mengeluarkan asap, dan petugas terus berupaya menangani.
Diduga ledakan pipa tersebut terkait dengan pengerjaan pembangunan MRT yang melintasi kawasan itu.
Sementara itu Kepala Departemen Komunikasi Korporat PGN, Ridha Ababil mengatakan penyebab pasti kebakaran belum diketahui, karena walaupun api sudah padam Tim PGN masih belum bisa masuk karena masih banyak asap.
"Tim masih menunggu situasi aman sejak tadi malam sampai pagi tadi di lokasi," ujarnya.
Untuk pencegahan meluasnya kebakaran tersebut, pipa gas yang menuju lokasi sudah ditutup sementara.
"Akibat penutupan pipa gas diperkirakan 40 pelanggan tidak bisa dialiri gas," kata Ridha. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
KPU Pasaman Barat larang pemilih bawa telepon genggam ke bilik suara
26 November 2024 21:00 WIB, 2024
Pemilih di TPS 10 Banda Gadang dapat casing telepon genggam (Video)
14 February 2024 10:42 WIB, 2024
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018