Serangan Roket Hantam Pelabuhan Israel Selatan Eilat
Selasa, 15 Juli 2014 7:17 WIB
Jerusalem, (Antara/Reuters) - Tiga roket meledak di dekat resor Laut Merah Israel Eilat, Selasa, dan para anggota tim penyelamatan sedang menyelidiki laporan-laporan bahwa beberapa orang
cedera, kata seorang juru bicara militer.
Mereka adalah roket pertama yang menyerang Eilat sejak sepekan konflik Israel-Palestina di Gaza, meskipun beberapa roket yang ditembakkan dari Mesir juga melanda di kota sebelumnya dalam beberapa tahun terakhir.
Dua roket menghantam di dalam kota yang berbatasan dengan Mesir
dan Yordania yang penuh dengan hotel dan atraksi turis. Sepertiganya mendarat di daerah terbuka, kata juru bicara itu.
Juru bicara itu tidak bisa mengatakan dari mana roket itu ditembakkan.
Radio Israel mengatakan para pejabat menduga roket itu dilepaskan dari Mesir.
Ratusan roket telah ditembakkan ke Israel dari Gaza pada
sepekan terakhir, selama serangan Israel terhadap gerilyawan
telah menewaskan lebih 180 orang, dan tidak ada roket yang ditembakkan dari Gaza selatan mencapai sejauh Eilat.
Serangan-serangan udara Israel mendapat kutukan dan kecaman internasional karena dianggap sebagai kejahatan kemanusiaan dan kejahatan terhadap hukum internasional. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pergi ke luar angkasa membuat miliarder Jepang terobsesi dengan bumi
08 January 2022 14:26 WIB, 2022
China gelar latihan militer di lokasi jatuhnya sampah roket, kapal lain tidak diizinkan melintas
09 July 2021 8:20 WIB, 2021
Israel lakukan serangan udara 35 warga Palestina tewas di Gaza, 3 di Israel
12 May 2021 9:29 WIB, 2021
Serpihan bangkai pesawat di Kalteng ternyata roket milik badan antariksa China
06 January 2021 13:09 WIB, 2021
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018