Jakarta, (Antara) - Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta memastikan uji coba sistem jalan berbayar elektronik atau Electronic Road Pricing (ERP) akan dilaksanakan pada 15 Juli 2014 mendatang. "Pemasangan gerbang ERP sudah dilakukan sejak Kamis (3/7) malam. Saat ini pun sudah bisa dilihat gerbangnya di Jalan Jenderal Sudirman, tepatnya di depan gedung Bank Panin. Rencananya, uji coba akan kami lakukan pada 15 Juli 2014," kata Kepala Dishub DKI Muhammad Akbar di Jakarta, Jumat. Menurut pria yang akrab disapa Akbar itu, pemasangan sekaligus uji coba sistem baru tersebut dilakukan oleh perusahaan asal Swedia, yaitu Kapsch. "Gerbang yang sudah terpasang, yakni pada sisi barat atau lajur yang mengarah ke kawasan Semanggi. Sedangkan, untuk sisi timur baru akan dipasang pada malam hari ini," ujar Akbar. Lebih lanjut, dia memaparkan terdapat tiga jenis mesin yang dipasang didalam gerbang ERP untuk mendeteksi alat On Board Unit (OBU) pada setiap kendaraan yang melintas. Ketiga mesin tersebut, sensor untuk mendeteksi jenis kendaraan (VDC Passage), kamera yang bisa mengambil gambar plat nomor kendaraan kalau melanggar aturan atau sisi pengawasan (VR Sensor) dan penerima data dari OBU (Transceivers). "Tiga mesin itu merupakan satu set peralatan pendeteksi sistem ERP. Dengan adanya mesin-mesin tersebut, nantinya kendaraan yang sudah terpasang OBU dan melintas di ruas jalan yang diberlakukan ERP akan terpotong saldonya secara langsung," tutur Akbar. Sementara itu, dia mengungkapkan untuk kendaraan yang tidak memiliki OBU juga akan langsung terdeteksi dan tercatat plat nomor kendaraannya. Kendaraan yang melanggar pun akan mendapatkan surat tilang. Dia menambahkan uji coba ERP akan dilakukan selama tiga atau enam bulan kedepan. Dalam masa uji coba itu, sebanyak 50 kendaraan akan dipasangi OBU untuk mengetahui apakah sistem tersebut benar-benar bekerja. (*/sun)