Enam Pekerja Migran Kamboja Tewas, 13 Cedera Dalam Kecelakaan Lalulintas
Senin, 16 Juni 2014 13:08 WIB
Phnom Penh, (Antara/Xinhua-0ANA) - Setidaknya enam pekerja migran Kamboja tewas dan 13 lainnya terluka setelah sebuah truk yang membawa mereka menabrak pohon di Provinsi Chachoengsao, Thailand, Sabtu malam, kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Kamboja, Koy Kuong, mengkonfirmasi Minggu.
"Lima wanita dan satu pria tewas di tempat, serta 13 lainnya luka-luka ketika truk menabrak pohon dan terbalik karena mengemudi mengantuk," katanya.
Dia menambahkan bahwa pengemudi Thailand juga tewas dalam kecelakaan itu.
Pejabat itu mengatakan, para pekerja sedang bepergian ke perbatasan Kamboja dalam ketakutan akan nasib keselamatan mereka setelah pemerintah militer baru Thailand menangkap dan memulangkan lebih dari 100.000 pekerja migran Kamboja, sebagian besar pekerja migran ilegal, ke Kamboja sejak awal bulan ini.
Ia mengatakan Ahad, pemerintah Thailand terus mengusir pekerja migran Kamboja.
Menteri Kamboja Tenaga Kerja, Engan Samheng, mengatakan Jumat bahwa lebih dari 200.000 pekerja Kamboja, termasuk 80.000 pekerja migran legal, telah bekerja di Thailand.
Deportasi besar datang hanya beberapa pekan setelah tentara Thailand, yang menguasai pemerintah dalam kudeta 22 Mei, memaksa pabrik-pabrik dan perusahaan-perusahaan untuk berhenti menggunakan pekerja asing ilegal. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemko Padang targetkan 37 ribu pekerja rentan terdaftar BPJS Ketenagakerjaan dalam 5 tahun
27 April 2026 20:02 WIB
Dewan Pers salurkan bantuan untuk pekerja pers terdampak bencana hidrometeorologi
21 April 2026 16:57 WIB
Pekerja Media di Bukittinggi bentuk serikat perkuat perlindungan dan kesejahteraan
16 April 2026 11:31 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018