Rusia Dukung Upaya Ukraina Bagi Pembicaraan Perdamaian
Rabu, 11 Juni 2014 11:23 WIB
Moskow, (Antara/Xinhua-OANA) - Rusia siap mendukung upaya Presiden Ukraina Petro Poroshenko untuk membujuk semua pihak untuk duduk dalam pembicaraan, dan menyambut baik keputusannya mengenai penciptaan koridor kemanusiaan, kata Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov pada Selasa (10/6).
Pernyataan tersebut dikeluarkan saat menteri luar negeri Rusia, Jerman dan Polandia mengadakan konsultasi pada Selasa mengenai cara menyelesaikan krisis Ukraina.
Satu pernyataan bersama dikeluarkan setelah pembicaraan itu. Pernyaaan tersebut memberi perincian pendekatan yang dilandasi atas Kesepakatan Bersama Jenewa 17 April mengenai krisis Ukraina dan peta jalan Organisasi bagi Keamanan dan Kerja Sama di Eropa.
"Kami mendukung kesepakatan yang ditetapkan dalam pernyataan Jenewa dan peta jalan OSCE. Kami berharap Presiden Ukraina Petro Poroshenko, yang mengumumkan tugas mengakhiri konflik dan menemukan jalan ke luar dari krisis, akan bertindak pada arah ini," kata Lavrov, sebagaimana dikutip Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Rabu.
Menteri luar negeri Rusia tersebut juga menyambut baik keputusan Poroshenko untuk menciptakan koridor kemanusiaan buat pengugsi di Ukraina Tenggara.
"Kami telah mendengar bahwa Poroshenko telah mengumumkan keinginan untuk menciptakan koridor kemanusiaan buat warga di wilayah Ukraina Tenggara yang ingin pergi. Kami menyambut baik tindakan ini. Ini adalah langkah di arah yang benar," kata Lavrov. Ia berharap janji Poroshenko akan "diikuti oleh tindakan nyata".
Layanan pers kantor presiden di Kiev dalam satu pernyataan mengatakan, "Guna mencegah jatuhnya korban baru di daerah operasi anti-teror, Presiden Ukraina menginstruksikan para kepala lembaga pelaksana hukum agar menciptakan semua kondisi yang diperlukan bagi warga sipil yang ingin pergi."
Poroshenko juga meminta lembaga pemerintah agar mengatur transportasi, perawatan kesehatan dan bantuan gizi buat orang yang ingin meninggalkan daerah yang terpengaruh krisis.
Pembentukan koridor kemanusiaan buat warga sipil di wilayah Ukraina adalah unsur penting satu rancangan resolusi Dewan Keamanan PBB yang diajukan oleh Rusia pada 2 Juni.
Poroshenko, yang memangku jabata akhir pekan lalu, telah berjanji akan mengakhiri kerusuhan paling lambat akhir pekan ini.
Namun bentrokan sengit antara gerilyawan dan tentara pemerintah telah berlangsung terus di wilayah Lugansk dan Donetsk sejak awal April. Sejauh ini, kerusuhan telah menewaskan lebih dari 200 orang. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
PTBA revitalisasi GPK Ombilin Sawahlunto senilai Rp22 miliar dukung wisata heritage
13 February 2026 16:07 WIB
Kantor Pertanahan Pasaman laksanakan persiapan pemotretan foto tegak PUNA untuk dukung PTSL 2026
12 February 2026 10:38 WIB
Pemkot Padang dukung pelaksanaan berbagai kegiatan positif di masjid selama Ramadhan
11 February 2026 18:12 WIB
Kementerian Kebudayaan RI dukung rangkaian kegiatan 100 Tahun Jam Gadang Bukittinggi
11 February 2026 15:16 WIB
Dukung ATR/BPN dalam pelaksanaan KKN Pertanahan, Gubernur DIY: Tata kelola yang baik lahir dari kolaborasi
11 February 2026 14:56 WIB
Wawako Maigus Nasir : Kelas digital SMP N 32 dukung peningkatkan kualitas pendidikan lewat teknologi
05 February 2026 18:29 WIB
Kemenkum Sumbar perkuat perlindungan Songket Silungkang Sawahlunto untuk dukung UMKM
05 February 2026 17:36 WIB
TKA jadi instrumen pemetaan akademik Nasional, Program Intensif Ruangguru hadir dukung kesiapan siswa
03 February 2026 18:08 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018