
PTBA revitalisasi GPK Ombilin Sawahlunto senilai Rp22 miliar dukung wisata heritage

Sawahlunto (ANTARA) - PT Bukit Asam (PTBA) Ombilin merevitalisasi Gedung Pusat Kebudayaan (GPK) Ombilin Sawahlunto, Sumatera Barat, senilai Rp22 miliar sebagai pemulihan aset heritage yang pernah terbakar pada November 2022 lalu.
General Manager PTBA Ombilin Yulfaizon, di Sawahlunto, Jumat, mengatakan revitalisasi tersebut merupakan bagian dari upaya perusahaan mengembalikan fungsi gedung sebagai ruang publik sekaligus mendukung sektor pariwisata berbasis heritage di kota itu.
Ia menjelaskan pekerjaan revitalisasi dilakukan setelah melalui tahapan pemeriksaan kepolisian, heritage assessment, serta proses teknis lain agar pelaksanaan sesuai regulasi pelestarian cagar budaya.
Revitalisasi GPK Ombilin dikerjakan oleh kontraktor pelaksana PT Guna Cipta Kreasi dengan waktu pelaksanaan 180 hari.
Wakil Wali Kota Sawahlunto Jeffry Hibatullah yang menghadiri simbolis serah terima pengerjaan revitalisasi menyebut GPK memiliki fungsi strategis sebagai ikon kawasan heritage kota tua Sawahlunto.
"GPK merupakan bangunan multifungsi yang dapat digunakan untuk kegiatan seni budaya, aktivitas komunitas, serta ruang pertemuan masyarakat, untuk itu revitalisasi ini perlu memberi manfaat nyata bagi publik, termasuk sebagai ruang yang mendukung aktivitas sosial dan ekonomi kreatif," kata dia.
Wawako Jeffry juga menekankan pelaksana pekerjaan harus menjaga kualitas pengerjaan, terutama pada aspek kehati-hatian dalam mempertahankan nilai cagar budaya bangunan.
Ia berharap revitalisasi tersebut dapat memperkuat fasilitas pendukung kegiatan masyarakat sekaligus meningkatkan daya tarik wisata heritage Sawahlunto.
Sementara PTBA Ombilin menyatakan revitalisasi GPK menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam memberdayakan aset di Sawahlunto agar tetap produktif dan memberi manfaat bagi masyarakat.
Pewarta: Yudha Ahada
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026
