Pertempuran Berkobar di Suriah Timur
Selasa, 10 Juni 2014 16:28 WIB
Beirut, (Antara/AFP) - Pertempuran berkobar di Suriah timur, sementara kelompok garis keras, yang berpusat di Irak, mendorong usaha baru membentuk negara Islam di perbatasan itu, kata kelompok pemantau, Selasa.
Sejak kelompok Negara Islam Irak dan Levant (ISIL) melancarkan serangan baru di Provinsi Deir Ezzor 40 hari lalu, 634 orang, sebagian besar petempur, tewas, kata Observatorim Suriah untuk Hak Asasi Manusia (SOHR).
Pada saat sama, 130.000 orang terpaksa meninggalkan rumah-rumah mereka, dengan 39 warga sipil tewas akibat kena tembak dalam pertempuran itu.
SOHR yang berpangkalan di Inggris itu mengatakan 354 orang dari mereka yang tewas itu adalah anggota Front Al-Nusra --cabang resmi Al Qaida di Suriah-- dan bersekutu dengan kelompok-kelompok pemberontak.
Selai itu, 241 anggota ISIL tewas.
Kelompok itu pada awalnya disambut baik oleh sejumlah pemberontak Suriah, tetapi kemudian marah pada pada kelonmpok itu karena penyiksaan yang sistematik dan berusaha bagi hegemoni.
Bahkan Al-Nusra berbalik melawan ISIL, setelah pemimpinnya di Irak, Abu Bakr al-Baghdadi, berusaha mengambil alih kelompok itu.
Perang oleh kelompok-kelompok pemberontak dan Al-Nusra terhadap ISIL menewaskan lebih dari 6.000 orang sejak dimulai awal Januari, kata Observatorium itu.
Perang Suriah menewaskan lebih dari 162.000 orang dan memaksa hampir separuh penduduk negara itu meninggalkan rumah-rumah mereka. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Akibat konsleting listrik, api berkobar dan menjalar hingga tiga unit rumah ludes terbakar di Dharmasraya
04 May 2021 16:33 WIB, 2021
Lima Lagi Pekerja Bantuan Tewas Saat Pertempuran Sudan Selatan Berkobar
06 August 2014 11:18 WIB, 2014
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018