Kelompok Garis Keras Sandera Staf-Mahasiswa di Universitas Irak
Sabtu, 7 Juni 2014 19:12 WIB
Ramadi, Irak, (Antara/AFP) - Kelompok geris keras Sabtu menyandera staf dan mahasiswa di satu kampus universitas di kota Ramadi di mana pasukan keamanan Irak terlibat pertempuran dengan para petempur anti-pemerintah selama beberapa bulan, kata polisi.
Serangan itu adalah operasi besar ketiga oleh kelompok garis keras dalam tiga hari, setelah pertempuran seru dan serangan bom bunuh diri di Irak utara Jumat dan satu serangan besar terhadap kota Samarra, Kamis.
Para gerilyawan dari kelompok Negara Islam Irak dan Levant (ISIL)menyusup masuk universitas itu dari daerah terdekat Al-Tasha, membunuh para penjaganya,dan meledakkan jembatan menuju ke pintu gerbang utamanya, kata polisi.
Seorang wartawan AFP mengatakan pasukan keamanan mengepung kampus itu.
Serangan itu terjadi sehari setelah aksi kekerasan, termasuk pertempuran seru antara gerilyawan dan pasukan keamanan dan dua serangan bom bunuh diri yang menewaskan setidaknya 36 orang di Provinsi Nineveh, Irak utara.
Dan pada Kamis, gerilyawan merebut sejumlah daerah Samarra dalam satu serangan besar-besaran yang hanya dipukul mundur setelah pertempuran jarak dekat dan serangan-serangan helikopter.
Aksi kekerasan berada dalam tingkat tertingginya sejak tahun 2006-2007 ketika puluhan ribu orang tewas dalam konflik sektarian antara kelompok mayoritas Syiah dan minoritas Sunni.
Para pejabat menyalahkan pada faktor-faktor luar atas meningkatnya pertumpahan darah, terutama perang saudara di negara tetangga Suriah.
Tetapi para pengamat mengatakan kemarahan warga Arab Sunni meluas pada pemerintah yang dipimpin Syiah juga merupakan satu faktor penting. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
PNM Hadir di garis depan pemulihan korban banjir bandang pada tiga provinsi di Sumatera
15 December 2025 10:31 WIB
Kementerian ATR/BPN akan lakukan proses pembatalan temukan sertifikat berada di luar garis pantai
05 February 2025 19:12 WIB, 2025
Pejabat PBB serukan hentikan pasokan senjata dan amunisi untuk Israel
29 October 2024 9:07 WIB, 2024
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018