Dana pengembangan Kehutanan Sosial di Sumbar diawasi BPDLH
Jumat, 29 Agustus 2025 19:42
706 Views
ANTARA - Provinsi Sumatera Barat mendapat insentif pembayaran berbasis kinerja atau Results-Based Payment (RBP) program Reducing Emissions from Deforestation and Degradation REDD+ sebesar 3,5 juta dolar Amerika, yang didanai Green Climate Fund (GCF) untuk pengembangan Kehutanan Sosial. Dana tersebut diserahkan Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH) melalui lembaga perantara (Lemtara) Komunitas Konservasi Indonesia (KKI) Warsi bekerja sama dengan Dinas Kehutanan setempat, dan hasil kerjanya diawasi serta dievaluasi BPDLH. (Melani Friati/Sandy Arizona/Gracia Simanjuntak)
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.