Logo Header Antaranews Sumbar

Penulis Buku Nasional-Is-Me Imbau Pemuda Peduli Politik

Rabu, 19 Maret 2014 07:33 WIB
Image Print

Bandung, (Antara) - Penulis buku "Nasional-is-me" sekaligus tokoh pergerakan anak muda Indonesia, Pandji Pragiwaksono, mengimbau generasi muda untuk tidak apatis terhadap politik negeri ini. "Bila tidak suka politik, masih bisa paham. Tapi kalau dia tidak peduli itu tidak masuk akal," katanya di Bandung, Rabu. Ia mengatakan anak muda yang menyatakan diri tidak peduli dengan politik itu berarti yang bersangkutan tidak paham dampak keputusan politik yang bisa berpengaruh pada hidupnya. "Sangat berbeda antara tidak suka dengan tidak peduli politik. Kalau tidak peduli itu sama saja tidak memikirkan dampak kehidupannya ke depan," katanya. Menurut dia, politik memiliki pengaruh yang besar terhadap segala aspek kehidupan. Hal tersebut karena dari jalur politik, seorang pemimpin negeri hadir untuk lima tahun ke depan. "Segala aspek kehidupan kita, entah itu makan, sekolah, hiburan, itu semua diatur oleh pemerintahan dan politik. Jadi tidak masuk akal bila kita tidak peduli politik," katanya. Ia juga mengatakan Pemilu kali ini cukup menarik perhatiannya. Menurut dia, Pemilu legislatif kali ini banyak bermunculan tokoh yang memiliki latar belakang cukup baik. "Dibanding tahun-tahun sebelumnya, Pemilu kali ini lebih banyak orang yang memiliki kualitas yang berkecimpung," kata alumni Fakultas Seni Rupa dan Desain ITB itu. Terkait calon presiden, menurut dia, negeri ini membutuhkan seorang presiden yang memiliki fokus pada pendidikan. (*/sun)



Pewarta:
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026