
Hutama Karya mulai siapkan amdal Tol Sicincin-Bukittinggi

Kota Padang, Sumbar (ANTARA) - PT Hutama Karya (Persero) mulai menyiapkan dokumen analisis mengenai dampak lingkungan (amdal) untuk kelanjutan pengerjaan proyek strategis nasional (PSN) yakni Jalan Tol Padang-Pekanbaru ruas Sicincin-Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar).
"Kami mulai menyiapkan studi kelayakan, amdal, hingga proses pembebasan lahan," kata Direktur Utama Hutama Karya Koentjoro di Padang, Sumbar, Jumat.
Amdal merupakan syarat wajib sebelum proyek dimulai. Dokumen ini juga berkaitan dengan kajian terhadap lingkungan sekitar proyek.
Koentjoro menegaskan percepatan proyek menjadi hal yang krusial, mengingat penundaan berpotensi meningkatkan biaya serta mengurangi manfaat yang dapat dirasakan masyarakat.
Untuk itu, seluruh pihak terutama pemangku kepentingan terkait diminta menetapkan penanggung jawab serta menyusun jadwal waktu yang jelas hingga proyek dapat diselesaikan sesuai target.
Sementara itu, Kepala Kejaksaan Tinggi Sumbar Muhibuddin menegaskan pelaksanaan proyek jalan tol harus mengedepankan prinsip tepat sasaran, tepat anggaran, tepat waktu, dan tepat kualitas serta menjaga integritas seluruh pihak yang terlibat.
Selain itu, ia juga menekankan pentingnya perlindungan terhadap masyarakat, khususnya dalam proses pembebasan lahan.
Pemerintah daerah diminta aktif membangun komunikasi dengan masyarakat adat dan nagari atau desa.
"Pembangunan harus tetap memperhatikan hak masyarakat. Jangan sampai ada pihak yang dirugikan," ujar dia.
Sebelumnya, Deputi Bidang Pembangunan Kewilayahan Bappenas Medrilzam mendorong Pemerintah Provinsi Sumbar untuk mempercepat pengerjaan PSN yang sedang berjalan di daerah itu.
Salah satu PSN yang didorong untuk segera dituntaskan ialah pengerjaan Jalan Tol Padang-Pekanbaru. Penekanan Bappenas terhadap pengerjaan proyek jalan bebas hambatan itu penting untuk membantu percepatan mobilitas dan logistik.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Hutama Karya mulai siapkan amdal Tol Sicincin-Bukittinggi
Pewarta: Muhammad Zulfikar
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026
