Logo Header Antaranews Sumbar

Pemkab Pasaman Barat dampingi KKP survei lahan pembangunan KNMP

Minggu, 12 April 2026 18:25 WIB
Image Print
Dinas Perikanan Kabupaten Pasaman mendampingi tim survei Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) meninjau lokasi rencana pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) tahun 2026 di  Kecamatan Sasak Ranah Pasisie, Jumat (10/4/2026). ANTARA/HO-Diskomimfo Pasaman Barat.

Simpang Empat (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat melalui Dinas Perikanan mendampingi tim survei Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) meninjau lokasi rencana pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) tahun 2026 di Kecamatan Sasak Ranah Pasisie.

Anggota tim survei KNMP dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Bunyawan di Simpang Empat, Minggu, mengatakan Kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut atas usulan yang diajukan pemerintah nagari (desa) melalui kabupaten.

Survei dilakukan untuk memastikan kesiapan calon lokasi serta mencocokkan data administratif dengan kondisi riil di lapangan.

Menurutnya survei tu itu bertujuan memverifikasi sejumlah aspek sebelum proyek direalisasikan, terutama terkait ketersediaan lahan.

"Pertama, kami memastikan lahan yang diusulkan benar-benar tersedia. Selanjutnya, kami juga mengecek tidak dalam sengketa dan tidak menimbulkan kerugian bagi pihak mana pun,” ujar Bunyawan.

Ia menyebutkan, seluruh hasil temuan di lapangan akan dilaporkan kepada pemerintah pusat sebagai dasar penentuan kelayakan lokasi.

“Apapun hasil di lapangan akan kami sampaikan ke pusat. Dari sana akan diputuskan apakah pembangunan KNMP dapat dilanjutkan atau tidak. Kami hanya melakukan verifikasi dan memberikan rekomendasi,” jelasnya.

Dia menyebutkan program Kampung Nelayan Merah Putih merupakan salah satu upaya strategis KKP dalam menata dan mengembangkan kawasan pesisir secara terpadu.

Program ini tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga bertujuan meningkatkan kesejahteraan nelayan serta memperkuat ekonomi lokal.

Fasilitas yang direncanakan dalam program tersebut antara lain dermaga, gudang beku, pabrik es, tempat pelelangan ikan (TPI), kios nelayan, serta sentra usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Selain itu, program ini juga mencakup perbaikan permukiman nelayan dan penyediaan sarana pendukung seperti air bersih, drainase, instalasi pengolahan air limbah (IPAL), hingga pusat kegiatan masyarakat.

Pelaksana tugas Dinas Perikanan Pasaman Barat Jon Endri didampingi Penjabat (Pj) Wali Nagari (Kepala Desa) Maligi, Irza Sofia, berharap usulan pembangunan KNMP di wilayahnya dapat terealisasi.

Ia menilai program tersebut akan memberikan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat, khususnya nelayan.

"Kami berharap usulan ini dapat terwujud. Program KNMP akan membawa perubahan besar, baik dari sisi infrastruktur maupun peningkatan ekonomi masyarakat nelayan," katanya.

Survei ini diharapkan menjadi langkah awal dalam proses penilaian sehingga Nagari Maligi Sasak berpeluang menjadi salah satu lokasi prioritas pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih pada 2026.



Pewarta:
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026