Logo Header Antaranews Sumbar

Tim Peduli Kemanusian Iasma Bukittinggi Bagikan Masker

Sabtu, 1 Maret 2014 20:24 WIB
Image Print
Ilustrasi. (Antara)

Bukittinggi, (Antara) - Tim Peduli Kemanusiaan Ikatan Alumni SMA Negeri 1 Kota Bukittinggi membagikan 2.500 masker kepada masyarakat guna mengurangi dampak kabut asap bagi kesehatan. Koordinator Tim Peduli Kemanusiaan Ikatan Alumni SMA (Iasma) Negeri 1 Bukittinggi Heru Zakaria, Sabtu, mengatakan pemberian masker tersebut sebagai bentuk aksi solidaritas Iasma dalam membantu masyarakat agar terhindar dari penyakit ISPA. Pembagian masker melalui program Bukittinggi "Go Clean" ini, katanya, diberikan kepada setiap pengguna jalan raya terutama bagi pengendara roda dua karena mereka lah yang terkena dampak langsung kabut asap dibandingkan pengendara roda empat. "Iasma Bukittinggi sangat prihatin dengan kondisi kabut asap yang telah menyelimuti beberapa daerah di Sumatera Barat, salah satunya Kota Bukittinggi," katanya. Gerakan solidaritas di bidang kemanusiaan ini, kata alumni SMA Negeri 1 dari angkatan 85 tersebut, akan terus digalakkan. "Apabila kondisi kabut asap ini tidak juga berkurang, pembagian masker akan kembali digelar," katanya. Ia mengatakan, kegiatan pembagian masker tersebut diikuti puluhan alumni dari berbagai angkatan, yang dilakukan atas inisiatif dengan wujud peduli sesama. "Para alumni antusias turun ke lapangan berdiri langsung di tengah jalan. Pembagian masker di jalan Sudirman itu dilakukan dengan menyetop kendaraan yang lewat, dan pengendaranya langsung diberikan masker," katanya. Sebanyak 2.500 masker tersebut, katanya, habis dalam waktu kurang dari setengah jam, ini menandakan masih banyak masyarakat yang belum mendapatkan masker guna melindungi diri dari dampak kabut asap. Kabut asap, katanya, dapat menyebabkan penyakit ISPA karena membawa partikel-partikel melalui udara sehingga menggangu saluran pernafasan saat terhirup. "Memakai masker setidaknya dapat meminimalkan penyakit ISPA akibat kabut asap tersebut," katanya. Ia menyampaikan, persediaan masker di sejumlah apotek yang ada di Bukittinggi telah habis terjual, sehingga pemberian masker gratis ini sangat membantu warga. "Kami berkomitmen setelah membagikan masker ini, jika kondisi kabut asap tidak juga berkurang, dalam waktu dekat akan kembali digelar aksi serupa," katanya. (*/ham)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026