Logo Header Antaranews Sumbar

Penyelidikan kecelakaan bus ALS di Muratara naik ke tahap penyidikan

Sabtu, 16 Mei 2026 04:34 WIB
Image Print
Personel Ditlantas Polda Sumatera Selatan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) kecelakaan bus PO ALS yang terbakar di Jalan Lintas Sumatera, Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, Kamis (7/5/2026). Ditlantas Polda Sumatera Selatan menemukan sejumlah barang berupa tabung gas, kursi, dipan kayu, alat mesin motor, satu unit motor bebek di dalam kabin bus, dan satu motor Suzuki Thunder yang diduga terlempar dari bagasi atas akibat benturan dan ledakan, dari lokasi olah TKP kejadian kecelakaan bus PO ALS dengan truk tangki di Jalan Lintas Sumatera, Musi Rawas Utara. (ANTARA FOTO/Rio Roma Dhoni/Lmo/kye)

Palembang (ANTARA) - Penyelidikan kasus kecelakaan Bus Antar Lintas Sumatera (ALS) di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) kini telah naik ke tahap penyidikan.

“Terkait dengan proses penyelidikan, dapat kami sampaikan bahwa tim penyelidik lalu lintas dari Polda Sumatera Selatan dibantu tim TAA dari Korps Lalu Lintas Polri, saat ini proses penanganan sudah naik ke tahap penyidikan,” kata Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Rony Samtana saat konferensi pers di Palembang, Jumat.

Ia mengatakan proses penanganan dilakukan oleh tim penyelidik lalu lintas Polda Sumsel bersama tim Traffic Accident Analysis (TAA) Korps Lalu Lintas Polri untuk mengungkap penyebab kecelakaan tersebut.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara dan keterangan para saksi, kecelakaan diduga terjadi saat pengemudi berupaya menghindari lubang di jalan.

“Dari hasil penyelidikan sementara berdasarkan keterangan saksi-saksi yang ada, terjadinya kecelakaan ini akibat 'driver' atau pengemudi menghindari lubang yang ada di jalan,” ujarnya.

Ia mengatakan kepolisian masih mendalami seluruh rangkaian kejadian sebelum menetapkan tersangka dalam perkara tersebut.

Penetapan tersangka nantinya akan dilakukan melalui gelar perkara bersama jaksa penuntut umum. Serta, akan berkoordinasi dengan dinas perhubungan terkait pemeriksaan kelaikan kendaraan dan perizinan bus ALS yang mengalami kecelakaan.

“Terkait kendaraan, apakah layak atau tidak layak, serta masalah perizinan, nanti akan kita komunikasikan dengan dinas perhubungan,” katanya.

Pihaknya juga masih mendalami penyebab munculnya api setelah benturan terjadi. Dugaan sementara sumber api berasal dari tangki kendaraan, namun titik awal kebakaran masih dianalisis lebih lanjut oleh tim TAA.

Terkait dengan data manifes penumpang sementara diperoleh dari keterangan saksi selamat bernama Fadli.

Berdasarkan keterangan tersebut, terdapat dua penumpang yang naik dari Pati, lima orang dari Semarang, tiga orang dari Tegal dan tiga orang dari Lampung.

Selain itu, kepolisian juga masih melakukan identifikasi terhadap tiga jenazah yang belum teridentifikasi.

Polisi turut mendalami data penumpang untuk mencocokkan identitas korban dengan manifes perjalanan.

Proses identifikasi dilakukan bersama tim Disaster Victim Identification (DVI) dengan metode ilmiah, termasuk tes DNA dan data pendukung lainnya.



Pewarta:
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026