
Lapas Dharmasraya tes urine pegawai dan warga binaan cegah narkoba

Pulau Punjung (ANTARA) - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat (Sumbar) melaksanakan tes urine terhadap pegawai dan warga binaan sebagai upaya mencegah penyalahgunaan serta peredaran narkoba di lingkungan pemasyarakatan.
Kepala Lapas Kelas III Dharmasraya, Ferdika Canra, di Pulau Punjung, Jumat, mengatakan kegiatan itu bagian dari komitmen dalam mewujudkan lapas yang bersih dan bebas peredaran narkoba.
Ia mengatakan sebanyak 54 yang mengikuti tes urine, terdiri dari 28 pegawai lapas dan 26 warga binaan.
"Selain tes urine, hari ini kita juga melaksanakan apel bersama dan pembacaan ikrar pemasyarakatan yang bersih dari handphone ilegal, narkoba, dan penipuan (Halinar)," ujarnya dalam keterangan yang terima.
Setelah pelaksanaan ikrar, kata dia kegiatan dilanjutkan dengan penggeledahan kamar hunian warga binaan untuk memastikan tidak adanya barang-barang terlarang di dalam blok hunian.
Ia mengatakan warga binaan juga diberikan penyuluhan mengenai bahaya narkoba, dan dampaknya terhadap kesehatan, kehidupan sosial, serta masa depan mereka.
Ia berharap melalui penyuluhan kesadaran warga binaan untuk menjauhi narkoba dan menjalani masa pembinaan terlaksana dengan baik.
"Razia, tes urine, dan penyuluhan ini akan kita lakukan secara rutin sebagai langkah deteksi dini terhadap pelanggaran dalam lingkungan lapas,” ujarnya.
Kasubsi Kamtib Lapas Kelas III Dharmasraya, Rusja Hendri menambahkan pelaksanaan razia dan merupakan langkah nyata dalam menjaga keamanan dan ketertiban lapas.
“Kami terus meningkatkan pengawasan serta melakukan upaya preventif agar lingkungan lapas tetap aman, tertib, dan bersih dari narkoba maupun barang-barang terlarang lainnya,” ujar dia mengatakan.
Pewarta: Ilka Jansen
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026
