Logo Header Antaranews Sumbar

Pemkab Pasaman Barat percepat rehabilitasi faskes terdampak bencana

Jumat, 1 Mei 2026 17:36 WIB
Image Print
Puskesmas Pembantu (Pustu) Sikilang, Kecamatan Sungai Aur, Kabupaten Pasaman Barat yang terdampak bencana alam. ANTAR/HO-Dinkes Pasaman Barat.

Simpang Empat (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasaman Barat, Sumatera Barat, mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi fasilitas kesehatan (faskes) yang terdampak bencana alam di daerah itu.

"Perbaikan sarana kesehatan itu telah dimulai dari tiga unit yang menjadi prioritas yakni Puskesmas Pembantu Sikilang Kecamatan Sungai Aur, Polindes Sikilang, dan Pustu Mandiangin Kinali," kata Kepala Dinas Kesehatan Pasaman Barat Gina Alecia di Simpang Empat, Jumat.

Menurutnya, kegiatan dilakukan oleh Satuan Kerja Pelaksanaan Strategis Sumatera Barat, Kementerian Pekerjaan Umum, dengan pengawasan langsung instansi terkait.

Dia mengatakan percepatan kegiatan itu merupakan langkah strategis untuk memulihkan akses layanan kesehatan masyarakat di wilayah terdampak bencana.

“Percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi ini menjadi prioritas agar masyarakat segera kembali mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak, khususnya di daerah terdampak bencana,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa fasilitas kesehatan tingkat dasar, seperti puskesmas pembantu (pustu) dan pondok bersalin desa (polindes) memiliki peran penting dalam menjangkau pelayanan kesehatan masyarakat, terutama di wilayah terpencil.

Program rehabilitasi dan rekonstruksi ini, katanya, merupakan tindak lanjut dari kesepakatan penyelarasan rencana induk dan rencana aksi percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Pasaman Barat.

Kesepakatan tersebut tertuang dalam dokumen bernomor 05/BA-PB/Gs6/2026 yang disepakati pada 7 Maret 2026 di Padang, dengan melibatkan berbagai pihak untuk memastikan program pemulihan berjalan efektif dan tepat sasaran.

Dia menjelaskan dalam kesepakatan itu dilakukan penyelarasan data antara usulan perbaikan fasilitas kesehatan dalam rencana induk dan rencana aksi dengan kebutuhan teknis di lapangan, sehingga program yang dijalankan sesuai dengan kondisi riil pascabencana.

Selain itu, usulan penanganan juga telah disesuaikan dengan prioritas pemulihan serta didukung oleh ketersediaan data teknis yang akurat.

Gina Alecia berharap sinergi antara perencanaan dan pelaksanaan dapat mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi secara efektif dan efisien.

“Upaya ini diharapkan tidak hanya memulihkan kondisi pascabencana, tetapi juga meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat,” katanya.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Pemkab Pasaman Barat percepat rehabilitasi faskes terdampak bencana



Pewarta:
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026