
Dharmasraya gelar turnamen bola antar desa, Pemkab : ajang penjaringan dan silaturahmi

Pulau Punjung (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dharmasraya, Sumatera Barat (Sumbar) menggelar turnamen liga sepak bola antar klub nagari (desa) sebagai sarana silaturahmi dan ajang penjaringan atlet di daerah itu.
"Kompetisi yang melibatkan seluruh klub nagari merupakan pertama kali digelar, kami berharap ini juga menjadi sarana hiburan bagi masyarakat," kata Kepala Dinas Budaya, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Dharmasraya, Reno Lazuardi, di Pulau Punjung, Sabtu.
Kompetisi bertajuk Dharmasraya Champions League 2026 di ikuti 52 klub perwakilan masing-masing nagari (desa adat). Pertandingan pembukaan dijadwalkan pada 9 Mei 2026, di Gor Sport Center Koto Padang, kata dia.
Ia mengatakan pelaksanaan kompetisi akan dibagi ke dalam delapan zona wilayah, dengan total 160 pertandingan yang akan memanjakan mata pecinta sepak bola di akhir pekan.
Ia menyebutkan setiap zona wilayah akan diisi enam sampai tujuh klub nagari dengan sistem turnamen setengah kompetisi, dimana setiap klub akan saling berhadapan di babak penyisihan.
"Pertandingan di setiap zona digelar Sabtu dan Minggu, berkemungkinan liga ini akan bergulir cukup panjang karena setiap tim akan saling berhadapan di babak penyisihan, di babak 16 enam besar barulah memakai sistem gugur," ujarnya.
Ia mengatakan pihak panitia juga telah menyosialisasikan aturan pertandingan kepada seluruh klub nagari sebagai pedoman pelaksanaan turnamen agar berjalan sesuai ketentuan.
"Aturannya sudah kita rumuskan dan bahkan sudah disampaikan ke klub. Salah satu contoh terkait pemain yang dapat didaftarkan adalah warga asli nagari yang dibuktikan dengan kartu tanda penduduk (KTP). Artinya klub tidak dibenarkan merekrut pemain jemputan di luar nagarinya," ujarnya.
Menurut dia regulasi dibuat untuk memperkuat bahwa pemain yang akan bertanding merupakan warga nagari setempat. Selain itu, regulasi yang disusun juga mengatur hal-hal teknis yang berkaitan dengan pertandingan.
Ia memastikan seluruh pertandingan akan dibebaskan dari tiket masuk atau gratis, panitia di masing-masing zona hanya dibenarkan untuk memungut biaya parkir kendaraan.
"Kami mengajak seluruh insan sepak bola untuk meramaikan dan mendukung klub kesayangan mereka di setiap pertandingan. Dan yang paling penting tetap junjung sportivitas dan fair play," ujarnya.
Ia menambahkan pemerintah juga menyiapkan piala bergilir bupati dan hadiah puluhan juta untuk juara I, II, III, IV, pemain terbaik, dan top score.
Pewarta: Ilka Jansen
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026
