Logo Header Antaranews Sumbar

Pemprov Sumbar: Nagari Creative Hub dongkrak pertumbuhan ekonomi

Selasa, 7 April 2026 21:33 WIB
Image Print
Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi (kiri) membahas pengembangan Nagari Creative Hub di Kota Padang. Antara/HO-Humas Pemprov Sumbar

Padang (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Barat (Sumbar) menyebut implementasi Program Nagari Creative Hub yang digagas sejak 2024 terbukti mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi di tingkat nagari atau desa.

"Pada 2026 kita menargetkan 10 Nagari Creative Hub baru untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi kreatif di Ranah Minang melalui pendekatan yang lebih efektif dan kolaboratif lintas organisasi perangkat daerah," kata Gubernur Sumbar Mahyeldi di Kota Padang, Selasa.

Nagari Creative Hub merupakan program unggulan Gubernur dan Wakil Gubernur Mahyeldi-Vasko Ruseimy yang bertujuan untuk mendongkrak perekonomian mengandalkan potensi desa/nagari secara digital.

Eks Wali Kota Padang itu mengatakan target pengembangan 10 Nagari Creative Hub tersebut dilatarbelakangi keberhasilan program itu dalam memajukan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

Sebagai contoh, di Nagari Sikalang, Kota Sawahlunto UMKM tumbuh aktif setelah adanya intervensi Nagari Creative Hub. Kini, aneka produk lokal telah menembus platform digital. Sejalan dengan itu, kegiatan pembinaan kreativitas masyarakat juga berjalan secara rutin.

Keberhasilan tersebut menjadi dasar bagi Pemprov Sumbar untuk memperluas implementasi Nagari Creative Hub karena bisa menjadi motor penggerak ekonomi kreatif berbasis nagari.

"Program ini juga diarahkan menjadi identitas sekaligus kekuatan baru ekonomi daerah," ujarnya.

Melalui Nagari Creative Hub, Pemprov Sumbar menghadirkan ruang kolaborasi di nagari untuk mendorong ekonomi kreatif, inovasi masyarakat, dan kapasitas generasi muda dalam pemanfaatan teknologi digital.

Menurut gubernur, hadirnya program tersebut, nagari tidak hanya sebagai objek pembangunan tapi juga menjadi subjek pembangunan yang mandiri dengan mengoptimalkan potensi sumber daya manusia, budaya dan ekonomi lokal.

"Keberhasilan program ini sangat bergantung pada sinergi seluruh organisasi perangkat daerah. Program ini harus berjalan terarah, efektif, efisien dan berkelanjutan," pesan gubernur.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Sumbar Yozarwardi Usama Putra menekankan pentingnya rencana aksi yang terukur, sinergi lintas sektor, serta penguatan kapasitas generasi muda melalui pelatihan, pendampingan dan literasi digital untuk pengembangan Nagari Creative Hub

Ia optimistis Nagari Creative Hub mampu memperkuat kemandirian nagari menjadi penggerak utama ekonomi kreatif daerah.



Pewarta:
Editor: Ikhwan Wahyudi
COPYRIGHT © ANTARA 2026