Polwan ujung tombak layanan hukum responsif gender

id polwan ,Komnas Perempuan,responsif gender,pengarusutamaan gender,kekerasan berbasis gender,kekerasan terhadap perempuan

Polwan ujung tombak layanan hukum responsif gender

Ilustrasi Polwan berhijab. ANTARA FOTO/Ampelsa

Menurut dia, polwan adalah wajah negara yang penting hadir langsung di tengah masyarakat.

Ia mengatakan polwan menjadi sandaran bagi para perempuan yang berhadapan dengan hukum yang dapat menjadi penyambung rasa aman, pengayom, sekaligus penguat keberanian bagi korban kekerasan untuk mencari keadilan.

Anggota Komnas Perempuan RR Sri Agustini menambahkan pentingnya keterlibatan polwan dalam kepemimpinan penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan, baik untuk kasus kekerasan dalam rumah tangga, perdagangan orang, kejahatan siber, kekerasan berbasis gender online, hingga kekerasan seksual.

"Momentum Hari Polwan adalah pengingat bahwa negara perlu memperkuat peran bermakna mereka, bukan sekadar simbolik," ujar Agustini.

Berdasarkan laporan pengaduan kasus yang ditangani kepolisian, kata dia, polwan masih menghadapi tantangan besar dalam aspek pengarusutamaan gender, khususnya terkait aspek budaya, struktural, dan substansi hukum.

Tantangan itu juga mencakup keterbatasan akses untuk memperluas ruang kepemimpinan di internal kepolisian maupun dalam memperjuangkan pemenuhan hak korban di ruang publik.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Komnas: Kehadiran Polwan penting dalam penanganan kekerasan gender

Pewarta :
Editor: Syarif Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.