Logo Header Antaranews Sumbar

TP-PKK Padang Pariaman tekankan pentingnya edukasi pencegahan dan penanganan stunting terhadap keluarga

Minggu, 31 Agustus 2025 18:05 WIB
Image Print
Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK), Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat Nita Christanti Azis (dua kanan) pada Seminar Medis dan Awam, serta Donor Darah, di Parik Malintang, Minggu. Antara/HO-Diskominfo Padang Pariaman

Parik Malintang (ANTARA) - Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK), Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat Nita Christanti Azis menekankan pentingnya edukasi pencegahan stunting terhadap keluarga guna menekan terjadinya gangguan perkembangan dan pertumbuhan pada anak.

“Melalui edukasi yang tepat, kita harapkan setiap keluarga, khususnya kader PKK di setiap korong dan nagari, dapat menjadi agen perubahan untuk mencegah dan menangani stunting,” kata dia saat Seminar Medis dan Awam, serta Donor Darah, di Parik Malintang, Minggu.

Ia mengatakan penanganan stunting tidak hanya menjadi tugas dari pemerintah namun juga seluruh lapisan masyarakat. Keluarga menjadi faktor penting dalam penanganan permasalahan tumbuh kembang pada anak tersebut.

Sedangkan kader PKK di tingkat dasar merupakan mitra strategis Puskesmas dalam memberikan penyuluhan serta mendorong partisipasi masyarakat.

“Oleh karena itu, manfaatkanlah seminar ini sebaik-baiknya. Serap ilmunya, ajukan pertanyaan, dan kembangkan strategi yang bisa diterapkan di daerah masing-masing,” katanya.

Bupati Padang Pariaman. John Kenedy Azis mengapresiasi TP-PKK, IDI Cabang Padang Pariaman, para narasumber, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi sejak awal hingga akhir pada kegiatan tersebut.

Menurutnya kegiatan tersebut penting dilaksanakan dalam rangka meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Padang Pariaman, khususnya anak-anak karena kualitas generasi muda akan menentukan tingkat kemajuan bangsa.

"Karena itu, setiap anak harus mendapat kesempatan tumbuh dan berkembang secara optimal, baik fisik, mental, maupun sosial,” ujarnya.

Bupati juga menegaskan pentingnya pemenuhan hak anak, termasuk perlindungan dari penyakit infeksi menular seperti TBC paru, serta penanganan masalah gizi yang masih menjadi tantangan, mulai dari stunting hingga obesitas.

“Kolaborasi antara pemerintah daerah, swasta, organisasi kemasyarakatan, dan profesi kesehatan sangat diperlukan. Kita ingin memastikan bahwa setiap anak Padang Pariaman berhak mendapatkan akses gizi yang baik, lingkungan sehat, serta pendidikan yang layak,” tambahnya.

Diketahui seminar kesehatan bertajuk “Bersinergi Membangun Generasi Emas Indonesia dengan Menjamin Kesehatan Optimal pada 1000 Hari Pertama Kehidupan tersebut menghadirkan narasumber pakar kesehatan anak, Prof. Dr. Badriul Hegar Syarif, Sp.A(K) yang merupakan konsultan Gastro-Hepato Anak dan dr. Asrawati, Sp.A(K) sebagai konsultan Tumbuh Kembang Anak.



Pewarta:
Uploader: Jefri Doni
COPYRIGHT © ANTARA 2026