Lapas Talu bersama Dinas Perikanan Pasaman Barat latih warga binaan kemandirian perikanan

id Dinas Perikanan Pasaman Barat,Lapas Talu,Pasaman Barat, Sumatera Barat

Lapas Talu bersama Dinas Perikanan Pasaman Barat latih warga binaan kemandirian perikanan

Kepala Lapas Kelas III Talu Supar dan Kepala Dinas Perikanan Pasaman Barat Zulfi Agus saat memberikan pelatihan kemandirian perikanan kepada warga binaan Lapas Talu, Kamis (21/8/2025). ANTARA/Altas Maulana.

Simpang Empat (ANTARA) - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Talu di Kecamatan Talamau Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat bersama Dinas Perikanan melakukan pelatihan kemandirian perikanan bagi warga binaan untuk meningkatkan keterampilan, Kamis (23/8).

Kepala Lapas Kelas III Talu Supar di Talu, Kamis, mengatakan kemandirian perikanan ini adalah bagian dari program pembinaan prioritas bagi warga binaan.

Selain meningkatkan keterampilan, program ini juga memberikan peluang bagi warga binaan untuk lebih produktif dan mandiri sehingga mendukung proses reintegrasi mereka di masyarakat nantinya.

"Pelatihan ini melibatkan sekitar 30 orang warga binaan yang ada dan juga dari petugas lapas. Kegiatan ini akan diadakan Mudah-mudahan pelatihan ini memberikan manfaat bagi mereka," katanya

Di mengharapkan pelatihan ini dapat menjadi model pembinaan yang sukses dan dapat diimplementasikan oleh warga binaan setelah keluar nantinya.

Kepala Dinas Perikanan Pasaman Barat Zulfi Agus mengapresiasi kegiatan yang diadakan oleh Lapas Talu dalam rangka peningkatan kemampuan warga binaan di sektor budidaya ikan.

Pihaknya sangat mendukung program ini sebagai langkah nyata dalam pemberdayaan warga binaan agar mereka memiliki keterampilan yang bermanfaat saat kembali ke masyarakat.

"Program ini juga diharapkan dapat meningkatkan produktivitas dan memberikan nilai tambah secara ekonomi," katanya.

Dia menargetkan selama 2025 pihaknya produksi ikan mencapai 107.528 ton yang terdiri atas ikan budidaya dan ikan tangkap.

Menurut dia, total target produksi itu terdiri atas ikan budidaya sebanyak 5.964 ton dan ikan tangkap sebanyak 101.564 ton.

Dia menjelaskan untuk peningkatan produksi ikan budidaya pihaknya akan menyalurkan benih ikan yang tersedia di Balai Benih Ikan yang ada.

Selain itu, memberikan penyuluhan dan sosialisasi kepada pembudidaya cara beternak ikan yang baik.

"Kegiatan pelatihan ini merupakan salah satu bentuk upaya yang dilakukan dalam rangka peningkatan produksi ikan," ujarnya.

Pewarta :
Uploader: Jefri Doni
COPYRIGHT © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.