Kanwil: Penjara di Sumbar harus bersih dari handphone

id Kanwil,Kepala Kanwil Marselina Budiningsih,Lapas Padang,Padang,Sumbar

Kanwil: Penjara di Sumbar harus bersih dari handphone

Kepala Kanwil Ditjenpas Sumbar Marselina Budiningsih di Padang, pada Senin (28/4). ANTARA/FathulAbdi

Padang (ANTARA) - Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatra Barat (Sumbar) menegaskan lagi komitmenya dalam membersihkan peredaran handphone di lingkungan penjara yang bisa memicu berbagai tindak kejahatan lain.

Hal itu ditegaskan langsung oleh Kepala Kanwil Marselina Budiningsih usai menggelar peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan (HBP) ke-61 di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Padang pada Senin.

"Peringatan HBP ini adalah momentum untuk menegaskan kembali komitmen kami untuk membersihkan peredaran handphone di lingkungan penjara," tegas Marselina didampingi Kepala Lapas Padang Junaidi Rison.

Ia tidak menampik bahwa keberadaan handphone secara ilegal di lingkungan penjara dapat memicu tindakan kejahatan lainnya, salah satunya adalah "menghidupkan" jaringan peredaran narkoba.

"Kami tidak ingin hal ini terjadi di lingkungan Lembaga Pemasyarakatan ataupun Rumah Tahanan Negara (Rutan) yang ada di Sumbar, pengawasan yang ketat serta instrumen pendukung akan disiapkan," katanya.

Ia mengatakan pemberantasan handphone serta narkoba adalah bagian dari 13 program akselerasi yang telah dicanangkan oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Indonesia, sehingga harus ditindaklanjuti secara serius di tingkat daerah.

Menurutnya kini upaya pengawasan telah melibatkan peran dari intelijen, serta Tim Patwal internal milik Direktorat Jenderal Pemasyarakatan.

Sementara untuk kebutuhan komunikasi, Ditjenpas Sumbar telah menyiapkan saluran komunikasi berbiaya murah yang diberi nama "Wartelpas".

Saluran tersebut dapat digunakan oleh warga binaan baik itu narapidana atau tahanan untuk menghubungi keluarga di luar.

"Namun bedanya, saluran tersebut telah dilengkapi sistem yang bisa merekam otomatis setiap percakapan antara pengguna dengan orang luar sebagai bagian dari pengawasan," jelasnya.

Ia mengatakan Wartelpas akan dihadirkan di seluruh Lapas atau Rutan yang ada di Sumbar secara bertahap, sehingga perannya dapat dimanfaatkan secara maksimal.

Kepala Lapas Padang Junaidi Rison mengatakan pihaknya siap menjalankan instruksi dari pimpinan secara maksimal demi memberantas peredaran narkoba dan handphone.

"Selama ini pengawasan terus kami tingkatkan, berkali-kali upaya penyelundupan handphone dari luar bisa digagalkan oleh petugas," jelasnya.

Ia mengatakan sebagai penjara yang dihuni oleh hampir seribu orang, Lapas Padang harus tetap waspada agar tidak kecolongan dari orang-orang yang memang berniat tidak baik.

Pewarta :
Uploader: Jefri Doni
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.