
Pelni Periksa Kemiringan Abnormal KM Sirimau

Jakarta, (Antara) - Perseroan Terbatas Pelayaran Nasional Indonesia memeriksa dan menangani KM Sirimau yang mengalami kemiringan secara tidak normal saat tengah melakukan pengisian air tawar di Pelabuhan Tanjung Priok sejak Jumat (30/8). "Untuk memastikan pelayanan tetap berjalan, penumpang KM Sirimau akan diangkut oleh KM Leuser yang siap diberangkatkan pada hari Minggu (1/9) pukul 10.00 WIB dari Tanjung Priok," kata Corporate Secretary PT Pelni Sutrisno di Jakarta, Sabtu. Sutrisno menegaskan bahwa keselamatan penumpang selalu menjadi prioritas pertama dan proses evakuasi penumpang yang berlangsung tertib dan lancar yang segera dilakukan setelah dilaporkan terjadinya kemiringan kapal KM Sirimau. Ia juga mengemukakan, sejak Jumat (30/8), Perseroan Terbatas Pelayaran Nasional Indonesia (PT Pelni) tengah mencari tahu penyebab kemiringan kapal tersebut. "Miringnya kapal sendiri terjadi saat sedang dilakukan pengisian air tawar di pelabuhan sekitar pukul 16.00 WIB," katanya. Sutrisno mengatakan bahwa kemiringan kapal masih dalam posisi yang dapat ditangani. Meski begitu, ujar dia, KM Sirimau diputuskan saat ini masih belum dapat kembali berlayar. Sebagai gantinya, Pelni menempatkan KM Leuser untuk mengangkut penumpang dan melayari rute yang dilayari oleh KM Sirimau dengan tujuan Blinyu dan Kijang. "Saat ini, KM Sirimau sudah tegak dan normal. Proses perbaikan sedang berjalan, dan diperkirakan akan selesai Sabtu (31/8) sore ini," kata Sutrisno. Selain itu, Pelni cabang Tanjung Priok juga telah memberikan akomodasi kepada seluruh penumpang KM Sirimau yang berada di pelabuhan. (*/sun)
Pewarta: Inter
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026
