Pekanbaru, (Antara) - Arus balik Hari Raya Idul Fitri 2013 di Jalur Barat dari Sumatera Barat menuju Provinsi Riau pada Minggu malam tampak padat dengan didominasi pengendara sepeda motor. Kemacetan panjang juga tampak terjadi di beberapa titik khususnya di Kabupaten Limapuluh Kota pada beberapa Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Antrean kendaraan yang hendak mengisi bahan bakar tempat terjuntai padat sehingga hanya tersisa ruang sempit bagi kendaraan yang berlalu lalang di sekitar SPBU tersebut. Sekelompok petugas kepolisian tampak sibuk mengatur laju arus lalu lintas di sepanjang satu kilometer pada tiap SPBU yang padat kendaraan mengantre. Seorang pengendara sepeda motor, Ardiansyah (34), mengaku telah mengantre selama sekitar setengah jam untuk mendapatkan BBM bersubsidi di salah satu SPBU di Kabupaten Limapuluh Kota. Ardiansyah tampak berboncengan dengan seorang bocah laki-laki dan wanita dewasa yang diakuinya sebagai istri dan anak. Kemacetan cukup panjang juga terjadi di perbatasan Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat, dengan Kabupaten Kampar, Riau, tepatnya di Kilometer (Km) 20 Kota Bangkinang. Kemacetan terjadi di beberapa titik di daerah ini, terutama pada sejumlah pasar tradisional dan beberapa SPBU dimana terdapat ratusan kendaraan mobil dan sepeda motor yang tengah mengantre untuk mendapatkan BBM bersubsidi. Seorang penumpang travel jenis mini bus, Melia (28), mengaku penat dan kesal atas kemacetan yang terjadi di beberapa titik jalur penghubung Sumatera Barat dengan Riau tersebut. "Saya membawa anak yang masih berumur sembilan bulan. Kalau sudah macet seperti ini, akan sangat direpotkan sekali. Karena tiap saat anak ''rewel'', dan selalu buang air," katanya. Melia mengaku baru saja pulang mudik ke kampung halaman yang berada di Kecamatan Pelambayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Ia mengakui, perjalanan dari kampungnya tersebut menuju Pekanbaru biasanya ditempuh dalam waktu paling lama tujuh jam. "Sekarang sudah lebih delapan jam, masih sampai di Bangkinang (Kabupaten Kampar)," katanya. Perwira kepolisian di Polda Riau sebelumnya telah memprediksi puncak arus balik Lebaran tahun ini terjadi pada Minggu (11/8). "Dari arah barat, tepatnya ruas jalan Pekanbaru-Bangkinang, akan mengalami kemacetan. Hal itu karena sejumlah pemudik berasal dari Kampar, Rokan Hulu dan Sumatera Barat akan melintas di jalur ini," kata Kepala Bidang Humas Polda Riau, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Hermansyah. Sedangkan dari arah lintas barat Sumatera, kata dia, pemudik dari Kabupaten Pelalawan, Indragiri Hulu dan Indragiri Hilir akan masuk ke Pekanbaru. "Kemudian dari arah Dumai, pemudik juga akan kembali ke Pekanbaru, karena pemudik dari Sumatera Utara, Duri dan Rokan Hilir akan melewati jalur ini," katanya. Sementara untuk Kepadatan arus balik juga diprediksi memenuhi pelabuhan di Riau dan Bandara Sutan Syarif Kasim II. (*/sun)
Arus Balik Sumbar-Riau Didominasi Pengendara Sepeda Motor
Pengendara sepeda motor (ilustrasi)
