
Kapolri Minta ASDP Cegah Penumpukan Pemudik

Bakauheni, (Antara) - Kapolri Jenderal Pol Timur Pradopo meminta pihak PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry untuk mencegah terjadinya penumpukan penumpang selama arus mudik Idul Fitri 1434 Hijriah dengan mengoptimalkan layanan. Saat meninjau pengamanan mudik di Pelabuhan Bakauheni, Sabtu pagi, ia menyampaikan data dari ASDP bahwa peningkatan jumlah pemudik tahun ini mencapai 14,5 persen dibandingkan dengan tahun lalu. "Jadi, harus diberikan layanan optimal agar tidak terjadi kemacetan atau penumpukan penumpang dan menjamin kepastian pemudik terangkut semua dengan selamat sampai tujuan," katanya. Menurut dia, dengan bertambahnya jumlah pemudik itu menunjukkan keberhasilan dari pembangunan dan perekonomian. "Sesuai pesan dari Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Menteri Perhubungan agar ASDP memberikan layanan dengan kapal besar terlebih dulu saat penumpang padat dan saat penumpang kurang padat baru menggunakan kapal ukuran kecil agar tidak terjadi penumpukan di pelabuhan," katanya. Selain itu, ASDP juga bisa mengendalikan waktu sandar kapal agar layanan berjalan lancar. Kapolri Jenderal Timur Pradopo meninjau kesiapan mudik di Pelabuhan Bakauheni Lampung bersama Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono. Setelah mendengarkan pemaparan dari Kapolda Lampung Brigjen Heru Winarko dan Kepala Cabang PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Bakauheni, Kapolri bersama rombongan meninjau kesiapan layanan mudik di Pelabuhan Merak Banten. (*/jno)
Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
