
BPBD Dharmasraya distribusikan air bersih untuk daerah kekeringan

Pulau Punjung (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, mendistribusikan air bersih kepada warga terdampak kekeringan akibat musim kemarau yang telah berlangsung sejak beberapa bulan terakhir.
Analis Kebencanaan BPBD Kabupaten Dharmasraya, Ardianus Effendi, di Pulau Punjung, Senin, mengatakan distribusi air bersih dilakukan sebagai langkah tanggap darurat dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar di tengah terbatasnya ketersediaan sumber air.
Ia mengatakan BPBD telah mendistribusikan air bersih di Jorong Aur Jaya, Nagari (Desa Adat) Koto Padang, Kecamatan Koto Baru kepada 20 kepala keluarga (KK) pada Minggu (6/9), dan untuk 100 KK di Jorong Lubuk Pering, Nagari Koto Baru kepada pada Jumat (4/9).
Menurut dia, kemarau yang berlangsung cukup panjang menyebabkan debit sumber air masyarakat menurun, bahkan sebagian sumur dan sumber air lainnya mulai mengering.
Kondisi tersebut membuat masyarakat kesulitan mendapatkan air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, seperti minum, memasak, mandi dan kebutuhan rumah tangga lainnya, lanjut diam
Ia mengatakan BPBD Dharmasraya akan terus memantau wilayah yang berpotensi mengalami kekeringan serta menindaklanjuti laporan masyarakat yang membutuhkan bantuan air bersih.
"Kami mengimbau pemerintah nagari dan masyarakat segera melaporkan apabila sumber air warga mulai mengering atau kebutuhan air bersih tidak lagi dapat dipenuhi secara mandiri," ujarnya.
Ia menambahkan Kecamatan Koto Baru menjadi salah satu wilayah yang mendapat perhatian karena laporan kekeringan mulai muncul di sejumlah titik.
Secara keseluruhan sekitar 1.600 warga terdampak kekeringan di Kecamatan Koto Baru, dengan rincian sebanyak 1.500 KK di antaranya merupakan warga Jorong Aur Jaya, Nagari Koto Padang, dan 100 KK lainnya berada di Jorong Lubuk Pering, Nagari Koto Baru, kata dia mengungkapkan.
Pewarta: Ilka Jansen
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026
