Warga Dharmasraya "sulap" saluran irigasi jadi arena selaju sampan

id Sabiduak Salaju Sanpam dharmasraya,Tim dayung dharmasraya

Warga Dharmasraya "sulap" saluran irigasi jadi arena selaju sampan

Tim dayung bersiap berpacu di Saluran Irigasi, Nagari Sungai Langkok, Kabupaten Dharmasraya, Sumbar, Jumat (6/4). kegiatan kegiatan "Sabiduak Salaju Sanpam" itu digeler dalam rangka memeriahkan Idul Fitri 1443 H

Pulau Punjung (ANTARA) - Warga Nagari Sungai Langkok, Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat (Sumbar) "menyulap" atau memanfaatkan saluran irigasi menjadi arena Selaju Sampan Tradisional dalam rangka memeriahkan Idul Fitri 1443 Hijriah.

"Setelah sempat absen dua tahun akibat pandemi COVID-19, alhamdulillah kegiatan rutin pemuda nagari (desa) kembali digelar tahun ini," kata Sekretaris Nagari Sungai Langkok, Kecamatan Tiumang, Amriz, di Pulau Punjung, Jumat.

Ia mengatakan kegiatan bertajuk "Sabiduak salaju sanpan" itu digelar di Saluran Irigasi Nagari Sungai Langkok, Kecamatan Tiumang, Kabupaten Dharmasraya, Sumbar selama dua hari, mulai Jumat (6/5) sampai Sabtu (7/5).

Kegiatan alek anak nagari diikuti sebanyak 32 peserta lokal Dharmasraya, masing-masing tim berjumlah empat orang. Dimana setiap tim akan berlomba di jalur pacu kurang lebih 200 meter, jelas dia.

"Yang menjadi pembeda kegiatan ini dari tahun sebelumnya yakni jalur pacu yang lebih panjang, kemudian adanya satu jalur menikung sehingga menjadi tantangan tersendiri bagi peserta," katanya.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi alternatif bagi warga Dharmasraya untuk mengisi waktu libur lebaran, selain itu diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar.

Sebelumnya, Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan meminta nagari yang memiliki potensi pariwisata agar membuat kegiatan selama libur lebaran yang berlangsung dari 29 April sampai 8 Mei 2022.

"Saya berharap jajaran pemerintah nagari bersama masyarakat harus memanfaatkan momen liburan nanti untuk membuat suatu kegiatan, sehingga masyarakat kita tidak lagi pergi ke luar daerah untuk liburan," katanya.

Menurut dia dengan kegiatan yang dilaksanakan di setiap nagari sehingga diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat, karena uang tersebut akan berputar di Dharmasraya selama libur lebaran

"Kalau kegiatan pariwisata banyak di daerah kita, masyarakat tidak lagi keluar daerah, kalau tidak keluar sudah pasti perputaran ekonomi akan terjadi di Dharmasraya," ujarnya.

Namun demikian, Pemkab Dharmasraya menghimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Dharmasraya untuk tetap menerapkan protokol kesehatan saat diadakan kegiatan pariwisata sebagai ajang hiburan untuk masyarakat.