Logo Header Antaranews Sumbar

Korban meninggal dunia di Agam dampak bencana 192 orang hingga Jumat malam

Jumat, 12 Desember 2025 20:59 WIB
Image Print
Pencarian korban yang masih hilang di Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam. Dok ANTARA/Yusrizal

Lubukbasung (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam, Sumatera Barat menyatakan jumlah korban meninggal dunia dampak bencana hidrometeorologi di daerah itu menjadi 192 orang dan tidak ada penambahan korban sampai Jumat (12/12) malam pukul 20.00 WIB

"Tidak ada penambahan korban sampai Jumat (12/12) pukul 20.00 WIB. Data 192 korban ini sama pada Kamis (11/12)," kata Kepala Pelaksana BPBD Agam Rahmat Lasmono di Lubuk Basung, Jumat.

Ia mengatakan 192 korban meninggal tersebut tersebar di Kecamatan Malalak sebanyak 14 orang, Kecamatan Tanjung Raya korban meninggal 10 orang, Palupuh satu orang, Kecamatan Matur satu orang, Kecamatan Palembayan 142 orang.

Korban meninggal dunia belum teridentifikasi oleh pihak kepolisian 27 orang.

Korban masih dirawat sebanyak tujuh orang dan terdampak atau terisolasi 54 orang.

Sementara korban belum ditemukan 72 orang tersebar di Kecamatan Malalak tiga orang, Kecamatan Tanjung Raya dua orang, Kecamatan Palembayan 66 orang, dan Kecamatan Lubuk Basung satu orang.

"Pencarian korban bakal kita lanjutkan pada Sabtu (13/12) pagi," katanya.

Ia menambahkan korban yang mengungsi 5.086 orang tersebar di Kecamatan Palembayan 1.678 orang, Palupuh 128 orang, Tanjung Raya 2.821 orang, Ampek Koto 49 orang, dan Matur 350 orang dan Malalak 60 orang

Rumah rusak ringan 493 unit, rumah rusak sedang 359 unit, rumah rusak berat 806 unit, tempat ibadah terdampak 11 unit, jembatan rusak 69 titik dan jalan rusak 49 titik.

Setelah itu ada fasilitas pendidikan yang rusak 106 unit, irigasi rusak 125 unit, bendungan rusak 16 unit, ternak yang mati 5.025 ekor, dan lahan pertanian yang rusak 1.813,70 hektare.



Pewarta:
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026