
Warga Pessel diminta berperan cegah hutan dan lahan terbakar
Selasa, 5 April 2022 09:58 WIB

Painan (ANTARA) - Warga kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatera Barat diminta agar berperan dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan dengan cara menghindari penyebab munculnya api serta cepat tanggap bila menemukan adanya hutan dan lahan yang terbakar.
Untuk itu Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pesisir Selatan menghimbau masyarakat untuk proaktif melakukan pencegahan kebakaran hutan dan lahan yang berdampak luas tidak hanya bagi kesehatan tapi juga lingkungan dan ekonomi warga.
Kepala BPBD Pesisir Selatan Doni Gusrizal diwaikili Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Yoggi Harmaidi di Painan, Senin (4/4) menyatakan pihaknya menghimbau masyarakat daerah itu agar tidak melakukan pembakaran lahan selama kemarau berlangsung dikarenakan bisa memicu kebakaran hutan dan lahan serta berpotensi menjadi luas.
Berdasrkan catatan BPBD Pessel per 25 Maret 2020 terpantau luas kebakaran hutan dan lahan daerah ini mencapai 20,5 hektare.
"Kita mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran dalam membuka lahan," jelasnya. Kegiatan membuka lahan bisa dilakukan dengan melakukan pembersihan baik dengan tenaga sendiri maupun dibantu alat.
Upaya pencegahan Karhutla di Pesisir Selatan semestinya dimulai sejak dini. Tanpa upaya tersebut akan sulit meminimalisir kebakaran. Apalagi, lahan yang jauh dan sulit terjangkau peralatan petugas.
Untuk itu Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pesisir Selatan menghimbau masyarakat untuk proaktif melakukan pencegahan kebakaran hutan dan lahan yang berdampak luas tidak hanya bagi kesehatan tapi juga lingkungan dan ekonomi warga.
Kepala BPBD Pesisir Selatan Doni Gusrizal diwaikili Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Yoggi Harmaidi di Painan, Senin (4/4) menyatakan pihaknya menghimbau masyarakat daerah itu agar tidak melakukan pembakaran lahan selama kemarau berlangsung dikarenakan bisa memicu kebakaran hutan dan lahan serta berpotensi menjadi luas.
Berdasrkan catatan BPBD Pessel per 25 Maret 2020 terpantau luas kebakaran hutan dan lahan daerah ini mencapai 20,5 hektare.
"Kita mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran dalam membuka lahan," jelasnya. Kegiatan membuka lahan bisa dilakukan dengan melakukan pembersihan baik dengan tenaga sendiri maupun dibantu alat.
Upaya pencegahan Karhutla di Pesisir Selatan semestinya dimulai sejak dini. Tanpa upaya tersebut akan sulit meminimalisir kebakaran. Apalagi, lahan yang jauh dan sulit terjangkau peralatan petugas.
"Seperti lahan gambut. Jadi kami menghimbau masyarakat ikut untuk sama-sama menjaga," ujarnya.
Pewarta: Teddy Setiawan
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
