Jakarta, (Antara) - Indonesia menargetkan, mampu meraih kondisi akses sanitasi sehat bagi seluruh rakyatnya atau 100 persen pada 2025, sementara itu hingga 2015 diharapkan sudah tercapai sesuai target MDGs sebesar 62,14 persen. "Posisi saat ini, akses sanitasi sehat oleh masyarakat kita baru 55 persen, sedangkan sisanya sekitar 45 persen masih kurang sehat atau buang air besar (BAB) sembarangan, di kebun, tempat terbuka, sungai dan lainnya," kata Menteri Pekerjaan Umum (PU) Djoko Kirmanto kepada pers usai menghadiri Gema Indonesia Peduli Sanitasi 2013. Untuk itu, katanya, pihaknya yang antara lain bertanggung jawab menyediakan infrastruktur sanitasi sehat di Indonesia akan terus berupaya melibatkan pihak terkait untuk bahu membahu membangun Indonesia sehat melalui sanitasi layak dan bersih. "Kalau untuk akses air bersih, Indonesia saat ini sudah 50 persen, bahkan pada beberapa kota seperti Banjarmasin sudah hampir 100 persen, Palembang 80 persen," katanya. Menteri PU Djoko Kirmanto juga menyebut, komitmen pemerintah untuk mencapai 100 persen sanitasi sehat pada 2025 itu akan ditandai dengan penambahan anggaran untuk sanitasi sekitar 10-20 persen per tahunnya. "Tahun ini anggaran kita untuk sanitasi itu sekitar Rp2,9 triliun atau 10 persen lebih tinggi dibanding tahun sebelumnya," katanya. Namun, ketika ditanya, daerah dan provinsi mana saja dengan tingkat akses sanitasi yang baik, Djoko mengaku, dirinya belum mempunyai data soal itu. Djoko juga menyebut, salah satu program untuk mendukung sanitasi sehat di Indonesia adalah proyek sanitasi terpusat di sejumlah kota besar di Indonesia. "Tahun ini akan dimulai di Jakarta dengan pembangunan 15 zona sanitasi terpusat. Artinya, limbah cair manusia akan dipusatkan dan dikelola dengan baik sehingga tercipta lingkungan sehat. Ini seharusnya menjadi contoh bagi proyek-proyek perumahan di Indonesia, sebab jika tiap rumah membuat tempat pembuangan dan sumur tanah, itu sudah tidak sehat," katanya. Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Tjandra Yoga Aditama yang juga hadir dalam acara tersebut menyebut, untuk mendukung program Indonesia Sehat Sanitasi 100 persen di 2025 itu, pihaknya sudah mengkampanyekan program lima gerakan sederhana. Program itu pertama, stop buang air besar sembarangan, kedua, sering-seringlah cuci tangan pakai sabun, ketiga, pengolahan makan dan minuman di rumah tangga, keempat, pengolahan limbah cair dan kelima, pengolahan limbah padat. "Kelima hal itu terkait dengan sanitasi sehat," katanya. (*/jno)
Indonesia Raih 100 Persen Sanitasi Sehat 2025
Menteri PU Djoko Kirmanto (kedua kiri) bersama Menkes Nafsiah Mboi (kiri) menyalami sejumlah siswa pada pembukaan Gema Indonesia Peduli Sanitasi 2013 di Jakarta. (Antara)
