Pertama di Sumbar, Pemkot Bukittinggi salurkan Bansos PPKM dari Kemensos RI

id berita bukitttinggi,berita sumbar,beras

Pertama di Sumbar, Pemkot Bukittinggi salurkan Bansos PPKM dari Kemensos RI

Penyerahan bantuan sosial di Bukittinggi. (Antarasumbar/HO-Humas Pemkot Bukittinggi)

Alhamdulillah Bukittinggi adalah kota yang paling pertama menyalurkan bantuan di Sumatera Barat dengan total 32.400 Kg beras yang kita salurkan,
Bukittinggi (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Bukittinggi mendistribusikan bantuan sosial (Bansos) kepada 3.240 Kepala Keluarga terdampak COVID-19 dan merupakan daerah pertama di Sumatera Barat (Sumbar) yang menyalurkan bantuan, pendistribusiannya di pusatkan di setiap kelurahan di Bukitttinggi, Rabu.

Kepala Dinas Sosial Bukittinggi, Linda Faroza menjelaskan, bantuan sosial ini berasal dari Kementrian Sosial berupa 10 kg beras bulog.

“Bantuan kita berikan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang masuk dalam Program Keluarga Harapan (PKH) sebanyak 1.154 KK dan yang masuk dalam program Bantuan Sosial Tunai (BST) sebanyak 2.086 KK, total kita serahkan bantuan untuk 3.240 KPM yang tersebar di 24 kelurahan,” jelasnya.

Menurutnya bantuan secara langsung diberikan kepada 3.240 KPM yang masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Sementara Wali Kota (Wako) Bukittinggi, Erman Safar, menyampaikan dalam masa pandemi COVID-19 dan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), pemerintah juga memikirkan berbagai upaya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Salah satunya dengan pendistribusian bantuan beras dari Kemensos ini.

“Alhamdulillah kita hari ini menyalurkan bantuan untuk masyarakat kota Bukittinggi yang diberikan Presiden Jokowi melalui Kementerian Sosial RI dengan perpanjangan tangan Bulog dan Pemerintah Kota Bukittinggi," kata Erman.

Ia menjelaskan, jenis bantuan yang diberikan adalah beras untuk seluruh kabupaten kota yang ada di Indonesia yang terkena penetapan status PPKM darurat.

"Alhamdulillah Bukittinggi adalah kota yang paling pertama menyalurkan bantuan di Sumatera Barat dengan total 32.400 Kg beras yang kita salurkan,” kata dia.

Wako mengakui, masih ada warga yang belum mendapat bantuan ini, untuk itu akan diupayakan melalui APBD Bukittinggi dan juga bantuan Baznas Bukittinggi.

“Sementara menurut data dari dinas sosial kita harus menyalurkan sebesar 17.400 Kg lagi, ini akan diback up dari dana APBD dan sisanya masyarakat yang belum dapat bantuan beras di luar DTKS, kita dibantu pihak Baznas yang akan membantu warga tergolong asnaf delapan,” kata dia.

Secara simbolis, bantuan diserahkan langsung oleh Wali Kota kepada KPM di kelurahan Pakan Labuah, kelurahan Pakan Kurai dan kelurahan Simpang Tembok Kota Bukittinggi.

Pewarta :
Editor: Hendra Agusta
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar