Ini tujuh kelompok Randai khas Minangkabau yang masih aktif di Nagari Aia Manggih Pasaman

id berita pasaman,berita sumbar,randai

Ini tujuh  kelompok Randai khas Minangkabau yang masih aktif di Nagari Aia Manggih Pasaman

Wali Nagari Aia Manggih, Abdi Yusran di Lubuk Sikaping. (Antarasumbar/Septria Rahmat)

Sebenarnya kalau tidak ada kasus melanda COVID-19 di Kabupaten Pasaman, kita akan membuat Festival atau pertunjukan kesenian tradisional Randai ditingkat Nagari,
Lubuk Sikaping (ANTARA) - Nagari Aia Manggih, Kecamatan Lubuk Sikaping, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat (Sumbar) memiliki tujuh kelompok Randai khas Minangkabau di daerah itu yang masih aktif.

Wali Nagari Aia Manggih, Abdi Yusran di Lubuk Sikaping, Selasa, mengatakan sebelumnya ada lebih dari tujuh Randai yang aktif melakukan kegiatan kesenian, salah satu di Jorong Ambang Cagang dan Jorong Daliak ada dulu ada Randai sekarang tidak aktif lagi, sebab pembina randai atau penggerak randai ada kesibukan lain dan pergi merantau.

Ia menjelaskan adapun ketujuh randai tersebut di terdapat di tiga jorong yakni Jorong Rumah Nan Tigo Puluah, Jorong Kampuang Nan Anam dan Jorong Kampung Padang.

Pemain Randai ini seluruh merupakan anak-anak sekolah dari tingkat SD hingga SMA, hal tersebut demi menjaga kelestarian Adat Budaya Minangkabau.

Randai ini biasanya tampil pada malam Hari Raya Idul Fitri, menjalang mamak hingga diundang menjamu masyarakat yang pulang dari perantauan.

"Sebenarnya kalau tidak ada kasus melanda COVID-19 di Kabupaten Pasaman, kita akan membuat Festival atau pertunjukan kesenian tradisional Randai ditingkat Nagari," katanya.

Selain itu, Nagari Aia Manggih memiliki kesenian Rabab dan Ronggiang yang masih terjaga.

Target kedepannya agar nantinya Nagari Aia Mangih ini bisa menjadi Desa Wisata andalan Kabupaten Pasaman.

Ia berharap kedepannya juga kita setiap bulan akan mengadakan pergelaran atau penampilan randai ke tujuh randai itu secara bergantian setiap bulan untuk menarik wisatawan yang berkunjung ke Nagari Aia Manggih.

Pewarta :
Editor: Hendra Agusta
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar