Tanah Datar cabut izin event pacu jawi karena diduga langgar protokol kesehatan

id berita tanah datar,berita sumbar,jawi

Tanah Datar cabut izin event pacu jawi karena diduga langgar protokol kesehatan

Pacu jawi di Kabupaten Tanah Datar. (Antarasumbar/Istimewa)

Jadi pencabutan izin itu kita lakukan setelah hasil evaluasi bahwa protokol kesehatan tidak dijalankan pada event sebelumnya,
Batusangkar (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat mencabut izin dan hentikan sementara event pacu jawi di daerah itu karena diduga melanggar protokol kesehatan.

Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Tanah Datar, Abdul Hakim di Batusangkar Senin, mengatakan pencabutan izin tersebut setelah dilakukan evaluasi hasil pelaksanaan pacu jawi sebelumnya pada 3 dan 6 Maret 2021.

"Jadi pencabutan izin itu kita lakukan setelah hasil evaluasi bahwa protokol kesehatan tidak dijalankan pada event sebelumnya," katanya.

Ia mengatakan sebelum rekomendasi event pacu jawi tersebut dicabut pihaknya terlebih dahulu sudah meminta panitia pelaksana untuk mematuhi protokol kesehatan.

Namun permintaan tersebut sepertinya tidak disanggupi panitia sehingga Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Tanah Datar tidak memberikan rekomendasi penyelenggaraan event tersebut.

Ia mengakui event tersebut merupakan salah satu yang menjadi daya tarik wisatawan untuk Datang ke Tanah Datar sehingga dinanti-nanti pelaksanaannya, apalagi sempat terhenti kurang lebih satu tahun.

Ia mengatakan untuk pelaksanaan kedepannya pihaknya akan membahas lebih lanjut terkait izin kembali event pacu jawi hingga benar-benar menerapkan protokol kesehatan.

Sementara Kepala Bidang Pariwisata setempat Efrison mengatakan event pacu jawi tersebut merupakan tahap uji coba dan telah dilaksanakan selama dua kali pada 3 dan 6 Maret 2021 setelah sempat terhenti kurang lebih selama satu tahun.

Namun selama penyelenggaraan tersebut pihak penyelenggara diduga abai dan melanggar protokol kesehatan sehingga event itu dihentikan.

Penghentian event pacu jawi tersebut dilakukan hingga waktu yang belum ditentukan.

Pewarta :
Editor: Hendra Agusta
COPYRIGHT © ANTARA 2021