PT Semen Padang kirim relawan TRC dan sembako ke lokasi banjir Solok

id berita padang,berita sumbar,banjir

PT Semen Padang kirim relawan TRC dan sembako ke lokasi banjir Solok

Tim TRC PT Semen Padang. (antarasumbar/HO)

Kami turut berduka atas musibah yang menimpa saudara-saudara kita di Solok
Padang (ANTARA) - Sebagai bentuk kepedulian membantu warga yang tertimpa bencana PT Semen Padang mengirim relawan Tim Reaksi Cepat (TRC) ke lokasi bencana banjir di Kota Solok, Sumatera Barat, Rabu.

"Bersamaan dengan itu juga dikirim bantuan paket sembako yang terdiri dari beras, mie instan, sarden, telur dan minyak goreng," kata Kepala Unit Humas dan Kesekretariatan PT Semen Padang, Nur Anita Rahmawati di Padang, Rabu.

Menurutnya relawan TRC dan paket sembako dikirim perusahaan, merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap musibah banjir yang merendam Kota Solok dan sekitarnya.

"Kami turut berduka atas musibah yang menimpa saudara-saudara kita di Solok. Mudah-mudahan, bantuan sembako dan relawan yang kami kirim, dapat mengurangi beban mereka," kata Anita

Anita menuturkan TRC PT Semen Padang akan berada di Kota Solok selama tiga hari ke depan. Selama di sana, mereka akan membantu warga dan pihak terkait lainnya untuk membersihkan fasilitas umum yang terdampak banjir.

"Misalnya, ada masjid, mushala dan sekolah yang tergenang air dan lumpur, nanti relawan TRC yang dikirim akan membersihkan material tersebut. Namun tentu juga, relawan TRC yang kami kirim terlebih dahulu berkoordinasi dengan pihak terkait, yaitu BPBD Kota Solok," ujarnya.

Selama berada di lokasi bencana banjir, tambah Anita relawan TRC PT Semen Padang diminta untuk tetap mematuhi dan menerapkan protokol kesehatan, karena saat ini pandemi COVID-19 masih berlangsung.

"Setelah menangani bencana, jangan sampai ada yang terpapar COVID-19. Kasihan kita sama keluarga di rumah, terutama anak-anak dan orangtua. Mungkin kita tidak apa-apa, tapi bagi anak-anak dan orangtua berisiko. Jadi, mohon tetap patuhi protokol kesehatan," kata dia berpesan.

Sebelumnya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Solok, Sumatera Barat mencatat sebanyak 730 kepala keluarga (KK) atau 9.045 jiwa terdampak banjir yang melanda kota itu pada Selasa (12/1).

Kalaksa BPBD Kota Solok, Ikhlas mengatakan banjir tersebut diawali dengan hujan deras dan angin kencang sejak Senin (11/1) malam.

Menurut dia baru ini merupakan peristiwa banjir terbesar di Kota Solok dengan ketinggian air mencapai dua meter. Bahkan banjir hampir merata di seluruh titik, termasuk di depan balai Kota Solok.

"Sebelumnya di Solok pernah terjadi hujan deras hingga dua malam, tetapi banjir tidak separah ini. Sepertinya ini merupakan banjir kiriman dari kabupaten. Karena di kabupaten juga terjadi banjir," ucap Ikhlas.

Selain itu, ia mengatakan banjir tersebut merupakan luapan dari sungai batang lembang.

Ia menyebutkan akibat banjir tersebut terdapat lima kelurahan yang terdampak parah, yakni Kelurahan Koto Panjang, Kelurahan Kampai Tabu Karambia (KTK), Kelurahan IX Korong, Kelurahan Sinapa Piliang, dan Kelurahan Aro.

Karena lima kelurahan ini dekat dari aliran sungai batang lembang.

"Banjir tersebut juga melanda kelurahan lainnya seperti Kelurahan PPA, Kelurahan Tanjung Paku, dan Kelurahan Nan Balimo. Alhamdulillah musibah ini tidak menelan korban jiwa," ujar dia.

Pewarta :
Editor: Hendra Agusta
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar