Logo Header Antaranews Sumbar

75,25 hektare sawah di Pariaman diserang hama wereng, petani gagal panen

Senin, 30 November 2020 13:33 WIB
Image Print
Petani di PariamanĀ terpaksa mempercepat masa panen padi yang terserang hama wereng guna memperkecil potensi kerugian. (Antara Sumbar/ist.)

Pariaman, (ANTARA) - Seluas 75,25 hektare sawah di tiga kecamatan di Kota Pariaman, Sumatera Barat diserang hama wereng semenjak Juni 2020 sehingga ratusan petani pemilik sawah mengalami gagal panen.

"Setidaknya ada sembilan desa yang terdampak, namun terbanyak di Kecamatan Pariaman Selatan," kata Kepala Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan Kota Pariaman Dasril di Pariaman, Senin.

Ia menyampaikan data sawah terdampak hama wereng tersebut bersumber dari pengamat hama penyakit tanaman Balai Perlindungan Tanaman Pangan dan Hortikultura (BPTPH) Sumbar yang melakukan pendataan di Pariaman.

Berdasarkan pendataan tersebut lokasi terdampak hama wereng yaitu di Kecamatan Pariaman Selatan yang terdiri dari enam desa dengan luas sawah mencapai 65,75 hektare.

Lalu Pariaman Tengah terdiri dari dua desa dengan luas sawah terdampak enam hektare dan Pariaman Timur satu desa dengan luas sawah terdampak 3,5 hektare.

"Untuk mengatasinya kami bersama tim BPTPH melakukan sejumlah langkah antisipasi dan pencegahan agar hama tidak menyebar lebih luas dan tidak terulang kembali," katanya.

Pihaknya menyampaikan adapun langkah yang dilakukan yaitu di antaranya dengan penyemprotan insektisida, penyuluhan pengendalian hama kepada petani, membersihkan gulma di area persawahan, serta merekomendasikan varietas padi untuk ditanam.

Ia menyampaikan saat ini jenis varietas padi yang ditanam di kawasan terdampak hama wereng tersebut yaitu IR 42 namun pihaknya meminta petani nantinya menanam padi jenis varietas lainnya.

"Kami merekomendasikan jenis varietas padi Bujang Marantau dan bibitnya akan kami berikan," ujarnya.

Pihaknya menyampaikan Pemerintah Kota (Pemkot) Pariaman menganggarkan pembelian benih padi jenis Bujang Maranta untuk 500 hektare sawah.

Ia menambahkan Pemerintah Sumbar juga akan memberikan bantuan bibit padi varietas Bujang Marantau untuk 500 hektare sawah di Pariaman yang realisasinya sama dengan bantuan Pemkot Pariaman yaitu 2021.

Sebelumnya Pemerintah Kota (Pemkot) Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar) sedang menghitung luas sawah dan kerugian yang ditimbulkan akibat hama wereng yang menyerang tanaman padi petani di Kecamatan Pariaman Selatan dan sejumlah lokasi lainnya di daerah itu.

"Mungkin dalam dua hari ini penghitungan selesai, nanti kami sampaikan," kata Kepala Dinas Pertanian Pangan dan Kelautan Kota Pariaman, Dasril di Pariaman, Jumat.

Biasanya rata-rata produksi padi di Kecamatan Pariaman Selatan mencapai enam hingga tujuh ton per hektare, namun untuk saat ini diperkirakan menurun akibat serangan hama wereng.

Ia menyampaikan penyebab terjadinya hama tersebut akibat jenis padi yang ditanam di daerah itu tidak bervariasi sehingga rentan terserang hama. (*)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026