Nasrul Abit: virus coronasebagai ujian kualitas keimanan dan ketaqwaan

id Wagub, sijunjung, palangki, covid, corona, positif rertinggi, sumbar terkini

Nasrul Abit: virus coronasebagai ujian kualitas keimanan dan ketaqwaan

Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit memberi arahan sebelum shalat Jumat di Masjid Syuhada Palangki, Sijunjung. (Ist)

Sijunjung (ANTARA) - Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit mengajak masyarakat untuk mematuhi aturan protokol kesehatan, agar terhindar dari penyebaran virus corona yang merupakan ujian kualitas keimanan dan ketaqwaan.

Hal ini disampaikan Wagub sebelum shalat Jumat di Masjid Syuhada Nagari Palangki Kecamatan IV Nagari Kabupaten Sijunjung yang melakukan penerapan tatalaksana ibadah shalat Jumat, di tengah situasi pandemi COVID-19.

Sholat Jumat yang diikuti Wakil Gubernur Sumatera Barat H. Nasrul Abit, digelar dengan tetap menerapkan protokol kesehatan dan protokol pencegahan COVID-19 yang ketat.

Wagub memberikan apresiasi terhadap pengurus masjid yang tetap menerapkan dan mematuhi aturan protokol kesehatan.

"Saat ini masyarakat kita diberikan cobaan dan ujian oleh Allah SWT, untuk itu dalam suasana Idul Adha ini, saya mengajak seluruh masyarakat berdoa agar virus corona segera hilang," ucap Nasrul Abit.

Berbagai usaha telah dilakukan untuk menghadapi pandemi COVID-19, namun sampai saat ini Sumbar masih dalam keadaan rawan penyebaran virus corona. Pasalnya hari ini Sumbar ada 40 orang pasien positif COVId-19 di Padang, ini terbanyak selama sejarah sejak masuknya COVID-19 sejak Maret di Sumbar.

"Baru kemaren, 16 orang yang terpapar COVID di Sumbar, sekarang langsung melonjak hingga 40 orang. Tentu kita terus tingkatkan kewaspadaan, apalagi daerah Sijunjung ini merupakan daerah pelintasan trans lintas sumatera," ungkap Nasrul Abit.

Nasrul Abit menjelaskan, ada hikmah dan pembelajaran terhadap wabah virus corona ini. Sebagai umat beragama, tentu ini merupakan bahagian dari ciptaan Allah SWT, ada tiga hal, yaitu: Pertama: sebagai ujian keimanan bagi hamba-hambaNya untuk meningkatkan kualitas keimanan dan ketaqwaan.

Kedua, sebagai teguran Allah kepada hambanya, dengan menurunkan bermacam musibah yang membuat manusia ketakutan, termasuk wabah virus corona. Dan yang ketiga, sebagai "Azab". Karena manusia menjauhi agama, bahkan mengingkari ajaran agama, perbuatan maksiat dan dosa terjadi dimana-mana.

Di dalam Al Qur’an Allah menjelaskan bahwa “tidaklah Allah menciptakan/menjadikan sesuatu itu sia-sia melainkan ada hikmahnya” (QS.Ali Imran ayat 191),'' kata Nasrul Abit.

"Saya mengajak jemaah untuk sama-sama berdo'a, diberi keselamatan dan kekuatan agar kita semua bisa selamat dan melewati ujian yang diberikan Allah," ajak Nasrul.

Pewarta :
Editor: Siri Antoni
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar