Mantan Wakil Wali Kota Padang Panjang dan istri positif COVID-19, berikut kronologinya

id pasien positif COVID-19,pasien positif COVID-19 padang panjang,Mantan Wakil Wali Kota Padang Panjang positif covid-19,berita padang panjang,padang pan

Mantan Wakil Wali Kota Padang Panjang dan istri positif COVID-19, berikut kronologinya

Ilustrasi - Sampel darah yang terindikasi positif virus corona. (ANTARA/Shutterstock/am.)

Padang Panjang, (ANTARA) - Pemerintah Kota Padang Panjang, Sumatera Barat mengumumkan dua kasus baru COVID-19 di daerah itu setelah sejak 21 Mei 2020 tidak terdapat tambahan kasus.

"Kami terima informasi tadi subuh dari Humas Pemprov Sumbar, bahwa ada tambahan dua kasus COVID-19 di Padang Panjang yaitu mantan Wakil Wali Kota Padang PanjangMawardibeserta istri," kata Kepala Dinas Kesehatan Padang Panjang Nuryanuwar di Padang Panjang, Selasa.

Mawardi merupakan Wakil Wali Kota Padang Panjang yang menjabat pada 2013 sampai 2018 dan juga berprofesi sebagai dokter yang membuka praktik mandiri.

Ia menerangkan pada Sabtu (20/6) istri mantan wakil wali kota mengeluhkan sakit dengan gejala demam, kenaikan tekanan darah dan sakit tenggorokan.

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan sendiri oleh suami beliau, akhirnya istri dibawa ke RSUD Padang Panjang dan mendapat penanganan di Unit Gawat Darurat (UGD).

Saat pemeriksaan itu suhu tubuh pasien terdeteksi normal yakni 36 derajat celcius. Karena adanya keluhan sakit tenggorokan maka dilakukan rontgen dan terlihat indikasi COVID-19 sehingga ditetapkan sebagai pasien dalam pemantauan (PDP).

Baca juga: Kisah dr Dessy Rahmawati, tenaga kesehatan RSUD Padang Panjang berhasil sembuh dari COVID-19

"Beliau ditangani dengan protokol COVID-19 dan dirawat di ruang COVID-19. Pada Senin (22/6) baru dilakukan tes usap terhadap beliau dan Pak Mawardi," katanya.

Saat ini sang istri menjalani perawatan di RSUD Padang Panjang, sementara suami beliau mantan wakil wali kota Padang Panjang tidak merasakan keluhan, namun tetap menjalani isolasi.

Dengan tambahan dua kasus tersebut, kasus COVID-19 di Padang Panjang menjadi 27 kasus, di mana 25 pasien sebelumnya sudah dinyatakan sembuh.

Karena kondisi itu, Dinas Kesehatan setempat mengimbau masyarakat Padang Panjang dan sekitarnya terutama warga Kecamatan Batipuh dan Sapuluah Koto, Kabupaten Tanah Datar yang pernah kontak dengan dua orang tersebut agar segera memeriksakan diri.

"Kita tahu Bapak Mawardi adalah dokter dan pasien beliau tidak hanya dari Padang Panjang, namun juga daerah sekitar jadi kami imbau jika pernah kontak segera periksakan diri," katanya.

Bagi warga Padang Panjang dapat memeriksakan di ke Puskesmas terdekat atau ke Dinas Kesehatan Padang Panjang dan bagi warga luar Padang Panjang diimbau periksakan diri di puskesmas terdekat dari kediaman.

"Bagi warga Padang Panjang dan sekitarnya yang merasa pernah kontak, kami imbau batasi dulu interaksi sampai lakukan tes usap dan hasilnya keluar. Jika membutuhkan ruang untuk karantina, Pemkot Padang Panjang siap sediakan fasilitas untuk karantina," katanya. (*)
Pewarta :
Editor: Mukhlisun
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar