
Linda Gumelar: Perempuan Aset Pembangunan Indonesia

Jakarta, (ANTARA) - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Linda Amalia Sari Gumelar mengatakan kaum wanita adalah aset pembangunan bangsa Indonesia. "Perempuan adalah aset pembangunan bangsa," kata Linda Amalia Sari Gumelar di Jakarta, Rabu. Dia menjelaskan, 49,83 persen populasi Indonesia adalah perempuan. "Jika perempuan diberi kesempatan untuk mencapai potensi penuh mereka, maka akan bisa meningkatkan perekonomian, contohnya perekonomian Asia-Pasifik bisa mendapatkan 89 miliar dolar AS per tahun," katanya. Karena itu, kata dia, perempuan harus diberikan akses luas dan tidak boleh terbentur adanya diskriminasi. Menurut Linda, Indonesia sendiri telah meratifikasi Konvensi Penghapusan Semua Bentuk Diskriminasi Terhadap Perempuan (CEDAW) melalui UU NO 7 Tahun 1984. "Untuk itu, diskriminasi berbasis gender harus dihapuskan. Nilai-nilai kesetaraan hak dan kedudukan bagi perempuan dan laki-laki, termasuk anak perempuan dan anak laki-laki harus menjadi penjuru dalam pengambilan keputusan, mulai dari level yang paling rendah, yaitu keluarga,". Menurut dia, dengan memberikan akses yang luas bagi perempuan, maka potensi perempuan sebagai aset pembangunan semakin besar. (*/jno)
Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
