
Linda Gumelar: Maraknya Pelecehan Seksual Dipengaruhi Teknologi

Jakarta, (Antara) - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Linda Amalia Sari Gumelar mengatakan maraknya pelecehan seksual dipengaruhi oleh perkembangan teknologi tanpa adanya rambu-rambu yang mengatur hal tersebut. "Saya prihatin dengan maraknya pelecehan seksual yang terjadi pada anak dalam beberapa waktu belakangan. Itu juga dipengaruhi oleh banyak hal seperti kemajuan teknologi," ujar Linda di Jakarta, Kamis. Menurut dia, kemajuan teknologi yang berkembang pesat itu tanpa diikuti dengan pemahaman yang kuat dan rambu-rambu yang memandu membuat pelecehan seksual terjadi. "Untuk itu perlu adanya ketahanan keluarga yang dimulai dari ibu dan ayah yang bisa mendampingi anaknya," tambah dia. Selain itu juga perlu adanya bekal mengenai alat reproduksi. Linda mengakui bahwa pelecehan seksual juga tidak bisa lepas dari faktor kemiskinan yang membelengu. "Solusi konkret dari permasalahan ini tidak bisa dilakukan sendiri, pemerintah, penegak hukum dan masyarakat harus bahu-membahu dalam melindungi anak dan memberikan efek jera bagi pelaku," tukas dia. Pelecehan seksual terhadap anak marak terjadi selama beberapa pekan terakhir. Seorang kakek di Madiun mencabuli bocah perempuan yang berumur 13 tahun. Kemudian seorang gadis berinisial N yang berumur 15 tahun diperkosa oleh kenalannya di situs jejaring sosial Facebook. (*/jno)
Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
