
Rumah Anggota KPU Sumut Diteror Bom

Medan, (Antara) - Rumah anggota Komisi Pemilihan Umum Provinsi Sumatera Utara Surya Perdana di Komplek Taman Setia Budi Indah 2 Medan, mendapatkan teror bom melalui pesan singkat dari nomor yang tidak dikenal. Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumut Surya Perdana yang dihubungi Antara di Medan, Selasa, mengatakan, teror melalui pesan singkat (SMS) tersebut dterima sebanyak dua kali. Pesan pertama diterima pada Senin (15/4) malam pukul 19.36 WIB, sedangkan pesan kedua diteima pada Selasa (16/4) pukul 11.27 WIB. Pesan teror tersebut berisi ancaman tentang bom yang akan meledak di rumah Surya Perdana dalam jangka 60 menit mendatang. Ketika menerima pesan teror bom tersebut, Surya Perdana masih berada di Jakarta untuk menghadiri persidangan di Mahkamah Konstitusi terkait gugatan pilkada. Setelah menerima teror bom tersebut, ia langsung menyampaikan informasi dan pesan itu kepada keluarga dan pihak kepolisian. Pihaknya merasa lega karena teror bom tersebut tidak terbukti melalui penyisiran yang dilakukan tim penjinak bahan peledak Satuan Brimob Polda Sumut. Anggota KPU Sumut tersebut tidak mengetahui penyebab munculnya teror itu, termasuk kemungkinan kaitannya dengan pilkada setempat. "Saya tidak tahu kenapa ada teror ini," katanya. (*/jno)
Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
