Andre Rosiade: Kemungkinan Gerindra usung tokoh dari partai lain masih terbuka

id Pilgub Sumbar,Berita Sumbar, Gerindra, Demokrat

Andre Rosiade: Kemungkinan Gerindra usung tokoh dari partai lain masih terbuka

Ketua DPD Partai Gerindra Sumbar Andre Rosiade (ANTARA/ Mario Sofia Nasution)

Padang, (ANTARA) - Ketua DPD Gerindra Sumatera Barat menyatakan kemungkinan partainya mengusung tokoh dari partai lain masih terbuka walaupun sejumlah kader partai menyuarakan agar partai mengusung Nasrul Abit bersama Indra Catri dalam Pilgub 2020.

“Asprasi yang muncul dari kader partai memang ada nama Nasrul Abit dan Indra Catri namun opsi untuk calon lain masih terbuka lebar,” kata dia.

Ia mengatakan seluruh opsi masih terbuka karena keputusan menentukan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur yang akan diusung Gerindra di Pilgub Sumbar ada di tangan pimpinan partai di pusat.

Dirinya meyakini pimpinan partai akan melihat aspirasi kader yang muncul serta dinamika politik yang terus berjalan dinamis, selain itu aspirasi masyakat Sumbar dan hasil survei tentu akan mempengaruhi keputusan siapa yang akan diusung nanti.

Menurut dia pimpinan partai secara buijak akan mengambil keputusasn terbaik bagi masyarakat Sumbar dan tentu baik bagi partai.

“Kami di sini akan taat, loyal dan patuh menjalakan keputusan yang diambil pimpinan. Keputusan siapa yang akan diusung akan kita kawal di KPU Sumbar dan tentu akan kita menangkan bersama,” kata dia.

Sementara itu Ketua Partai Demokrat Sumbar Mulyadi mengatakan berbagai wacana muncul mulai di masyarakat Sumbar mulai dari Mulyadi berpasangan Nasrul Abit yang akan diusung Gerindra dan juga Nasrul Abit dengan Indra Catri sebagai pasangan gubernur dan wakil gubernur yang akan diusung Gerindra.

“Gerindra tentu akan membuat analisis yang komprehensif. Jika saya didukung Gerindra saya serahkan siapa yang akan dipilih partai. Kita akan bicarakan berbagai hal mulai konteks elektabilitas, visi misi dan kontribusi pemenangan nantinya,” kata dia.

Dirinya mengaku optimistis terhadap peluang dirinya diusung Gerindra karena beberapa alasan mulai dari kepentingan bersama membangun Sumbar serta jumlah kursi di DPRD Sumbar yang akan banyak dengan koalisi ini nantinya.

Ia mengatakan jika koalisia ini terwujud Partai Demokrat ada 10 kursi, Gerindra 14 kursi dan beberapa kursi dari partai lain akan menguatkan koalisi di DPRD Sumbar sehingga memudahkan keputusan strategis yang akan diambil nantinya.

“Gerindra tentu memiliki analisi yang baik dalam menentukan pasangan calon yang akan diusung dan jika gerindra tidak memberikan dukungan karena memilih calon lain. Saya akan tetap maju sebagai calon gubernur karena partai saya memiliki 10 kursi dan ada tiga kursi tambahan dari partai lain. Kita akan ciptakan Pemilu Badunsanak, bersaing dengan sehat nantinya,” katanya.